JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Prihatin Wabah Covid-19, Pimpinan Campursari Arseka dan ARS Sound System Sragen Gelar Aksi Sosial. Gelontor Rp 21,5 Juta Untuk Penyemprotan Desinfektan Massal

Aksi penyemprotan desinfektan massal yanh dipelopori pimpinan ARS dan Arseka Sragen, di Kampung Mojomulyo, Sragen Kota. Foto/Wardoyo
Aksi penyemprotan desinfektan massal yanh dipelopori pimpinan ARS dan Arseka Sragen, di Kampung Mojomulyo, Sragen Kota. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM Wabah corona virus atau covid-19 yang menjadi pandemi global dan nasional saat ini, terus menggerakkan semua unsur masyarakat untuk berupaya melakukan pencegahan.

Tak hanya unsur Pemkab hingga desa, kalangan dermawan dan pengusaha pun juga turut berempati dengan menggelontorkan donasinya untuk pencegahan virus yang kini menjangkiti ratusan ribu warga di dunia dan sudah merenggut ribuan itu.

Salah satunya ditunjukkan oleh pengusaha asal Sragen Kota, H Agus Budi Nurcahyo.

Pengusaha sound system dan toko emas asal Kampung Mojomulyo RT 2/9, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan Sragen itu turut tergerak untuk mempelopor pencegahan covid-19 melalui Gerakan Mojomulyo Bergerak Lawan Corona atau Covid-19.

Warga Kampung Mojomulyo bergotong royong menyiapkan desinfektan untuk penyemprotan. Foto/Wardoyo

Hebatnya, gerakan itu didanai mandiri dari kocek pribadinya. Kegiatan bakti sosial itu dilakukan melalui penyemprotan desinfektan ke seluruh lingkungan dan rumah warga di RT tersebut.

Baca Juga :  Tambah 6 Positif dan 1 Sembuh, Berikut Daftar Lengkap Pasien Positif Covid-19 Sragen Hari Ini. Ada 3 Orang dari Gemolong dan 2 dari Masaran!

Total ada 63 unit rumah di RT 2 yang disemprot desinfektan secara menyeluruh. Kegiatan dilakukan secara bergotong-royong semua warga.

“Iya kemarin kami menggerakkan semua warga untuk melakukan penyemprotan desinfektan ke semua rumah di RT kami. Ada 63 unit rumah yang disterilisasi. Desinfektannya saya usahakan dari dana mandiri kami habisnya Rp 21,5 juta. Alhamdulillah semua warga serempak melaksanakan penyemprotan,” ujar pimpinan ARS Sound System sekaligus sesepuh Grup Campursari kenamaan Arseka Mudik itu, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (8/4/2020).

Petugas menyemprotkan desinfektan ke rumah-rumah warga di Mojomulyo. Foto/Wardoyo

Pengusaha yang dikenal bersahaja itu menuturkan aksi bakti sosial penyemprotan desinfektan itu dilakukan sebagai wujud kepedulian dari segenap kru ARS dan Arseka terhadap wabah covid-19 saat ini.

Baca Juga :  Hilang Misterius, Penjual Pentol Goreng asal Tangen Sragen Diduga Bunuh Diri Terjun ke Sungai Bengawan Solo. Motor dan Helmnya Ditemukan di Atas Jembatan Sapen

Lebih dari itu, aksi sosial itu juga sebagai upaya mendukung program pemerintah untuk memutus mata rantai.penyebaran virus covid-19.

“Mudah-mudahan dengan penyemprotan desinfektan ini, bisa bermanfaat bagi lingkungan dalam menangkal penyebaran covid-19 di Sragen pada umumnya dan Kampung Mojomulyo pada khususnya. Kami juga mengajak warga untuk senantiasa menjaga pola hidup bersih sehat, cuci tangan, pakai masker dan menghindari kerumunan untuk sementara waktu agar terhindar dari covid-19,” terang pemilik Toko Mas Ragil Baru Sragen itu.

Ia menambahkan kegiatan baksos serupa sudah sering dilakukan dalam berbagai bentuk. Hal itu dimaksudkan sebagai sumbang sihnya dalam memberikan kontribusi positif kepada lingkungannya maupun masyarakat. Wardoyo