JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Sambut Ramadan, Siswa Muhammadiyah 1 Ketelan Solo Kampanyekan Pesan Gembira di Tengah Corona

Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1441 H, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mengampanyekan pesan gembira di tengah Corona di rumah masing-masing, Kamis (23/4/2020). Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Untuk menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1441 H, SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta mengampanyekan pesan gembira di tengah Corona di rumah masing-masing, Kamis (23/4/2020).

Kepala Sekolah Hj Sri Sayekti MPd, menjelaskan maksud dari acara ini. Dirinya berharap peserta didik bisa lebih memaknai Bulan Ramadhan dengan rajin beribadah melakukan kegiatan yang bermanfaat.

“Selamat melaksanakan ibdah puasa Ramadan, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah Swt., memberikan umur, kesehatan keselamatan sehingga kita dapat melaksanakan semua ibadah dengan baik dan pada akhirnya menjadi hamba Allah yang bertakwa, tanggal 23-27 April 2020 tidak ada KBM fokus kegiatan Ramadhan,”ujarnya.

Baca Juga :  PPDB Online di Sumbar Kisruh, Siswa Terdekat Malah Terlempar

Sayangnya kedatangan bulan suci dan berkah. Gaungnya kalah dibanding berita penanganan Pandemi Covid-19. Nampaknya belum akan berakhir.

Kertas karton bertuliskan “Marhaban ya Ramadhan” dan bertuliskan yuk berpuasa untuk mencari pahala, Ramadhan Mubarak, Aku Berpuasa, Kamu?

Salah satu siswi, Lovei Puteri Veriska Herlambang membuat poster Happy Ramadhan beserta ratusan siswa terlihat antusias mengirim poster ke wali kelas masing-masing.

“Tahun ini adalah tahun bersamaan masa pandemi Covid-19, dan Wakil kepala sekolah bidang AIK telah membagikan e-Book, baik sahur, ngaji atau hafalan, salat 5 waktu, kegiatan PHBS, kultum, buka, tarawih dan tadarus, semua kegiatan berpedoman Pimpinan Pusat Muhammadiyah,” ujar Wali Kelas 5C Tri Yuniarti SSi SPd.

Baca Juga :  Guru Sulit Menulis Artikel, Menembus Media dan Menerbitkan Buku, Ikut Webinar Ini Solusinya!

Sementara itu Pegiat Humas, Jatmiko, mengatakan bergembira menyambut puasa bukan hal aneh bagi umat Islam.

Namun terasa ganjil bagi orang yang tidak taat. Bagaimana mungkin orang disuruh bahagia dengan kesulitan? Bagaimana mungkin kepayahan, rasa lapar, dan haus diterima dengan senang hati?

Tapi bagi yang beriman, puasa ramadhan disambut dengan gembira: Marhaban ya Ramadhan! Mengapa gembira?

“Dalam hadits Nabi SAW disebutkan orang yang merasa senang dengan kedatangan Ramadhan maka jasadnya diharamkan masuk neraka. Ini baru merasakan senang dengan datangnya bulan suci itu. Belum melakukan puasa, edaran imsakiyah Via Group WA wali murid,” ujarnya. Prihatsari