JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Gegara Satu Warga Positif Corona, Satu Dusun di Karangrayung Grobogan Terpaksa Harus Dikarantina,. Total 584 Orang Harus Jalani Isolasi Mandiri

Jajaran aparatur Pemerintah Kecamatan Karangrayung bersama petugas TNI-Polri beserta warga melaksanakan isolasi mandiri di salah satu dusun di Desa Sumberjosari, Kamis (16/04/2020). Istimewa

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Virus corona (Covid-19) masih belum terbendung penyebarannya. Korban positif terpapar Covid-19 masih terus bertambah setiap harinya. Seperti halnya di wilayah Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan. Satu orang pria berinisial S (43) warga Dusun Mendung, Desa Sumberjosari dinyatakan positif Covid-19.

Pemerintah Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan berupaya keras menyelamatkan para warganya dari ancaman Covid-19. Salah satu upaya yang dilakukan dengan melaksanakan program gerak cepat dalam meminimalisir penyebaran virus yang mematikan ini.

Kepala Desa (Kades) Sumberjosari Sumondo, SH, MH saat dikonfirmasi JOGLOSEMARNEWS.COM menjelaskan, pihaknya bersama jajarannya bergerak cepat melakukan beberapa langkah-langkah untuk mencegah virus yang mematikan itu. Salah satu upaya yang dilakukan bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Karangrayung beserta jajaran TNI dan Polri di wilayah sekitar langsung menerapkan aturan karantina kewilayahan.

Hal itu dilakukan guna membatasi perpindahan dan kerumunan orang demi keselamatan bersama. Kebijakan tersebut hasil kesepakatan aparatur pemerintahan desa, para ketua RT serta tokoh masyarakat.

“Kebijakan ini dilakukan untuk mencegah penularan virus corona di masyarakat desa kami,” terang Sumondo, Kamis (16/4/2020).

Lebih lanjut, Kades tiga periode ini menjelaskan, sebanyak  584 warga dalam satu dusun di Desa Sumberjosari yang merupakan tetangga satu kampung dengan pasien positif Covid-19 harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari. Menurut dia, isolasi mandiri harus dilakukan 209 keluarga dalam satu dusun tersebut.

Baca Juga :  Panti Asuhan Ar-Rahman Berawal dari Bismillah dan Alhamdulilah

“Warga yang diisolasi adalah warga yang berdomisili paling dekat dengan rumah pasien Covid-19. Langkah ini juga atas kesadaran masyarakat demi memutus rantai penyebaran Covid-19,” imbuh dia.

Jajaran aparatur Pemerintah Kecamatan Karangrayung bersama petugas TNI-Polri beserta warga melaksanakan isolasi mandiri di salah satu dusun di Desa Sumberjosari, Kamis (16/04/2020). istimewa

Menurut Sumondo, sebelum dilakukan isolasi mandiri sebanyak 584 orang warganya, pihaknya bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Karangrayung, TNI, Polri bersama warga telah melakukan serangkaian persiapan. Diantaranya, penyemprotan disinfektan, persiapan dan pembagian paket sembako untuk kebutuhan logistik warga selama menjalani isolasi mandiri.

“Berbagai persiapan telah kami lakukan,” terang dia.

“Sebelum pelaksanaan isolasi mandiri, kami telah melakukan sosialisasi terlebih dahulu mengenai teknisnya,” sambung Sumondo.

Tokoh masyarakat Kecamatan Karangrayung, Taufiq Ismail, S.P menyampaikan, pihak Pemerintah Kecamatan Karangrayung bersama seluruh jajaran pemerintah desa harus segera melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam melaksanakan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19. Mereka diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada warga terkait adanya potensi penularan Covid-19. Salah satu upaya dengan pembentukan Rukun Warga Siaga Corona.

“Pembentukan RW Siaga Corona akan berfokus pada pelibatan semua komponen masyarakat agar gencar melaksanakan sosialisasi pencegahan penyebaran Covid-19 di wilayah Kecamatan Karangrayung, khususnya di Desa Sumberjosari,” terang Om Fiq sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Jatingaleh, Kali Pancur dan Sejarah Perjalanan Sunan Kalijaga

“Selain camat dan lurah, komponen lain yang dilibatkan yakni pengurus RW, kader PKK, pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat,” pungkas Om Fiq.

Seperti diberitakan, seorang pria yang berprofesi sebagai buruh bangunan asal Desa Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung, Kabupaten Grobogan telah dinyatakan positif terpapar virus corona (Covid 19) pada Rabu (15/4/2020) lalu. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Grobogan Slamet Widodo,

pasien baru merupakan pria berusia 43 tahun. Saat data hasil uji swab diterima, pasien tersebut tengah menjalani isolasi mandiri di rumah.

“Satu lagi warga Kabupaten Grobogan dinyatakan positif Covid 19 setelah dilakukan uji swab. Pasien positif Covid 19 sudah dijemput petugas medis untuk menjalani perawatan di RSUD dr Soedjati Soemardiardjo Purwodadi,” terang Slamet, kemarin.

Lebih lanjut, Slamet menjelaskan, kini total pasien positif Covid 19 di Kabupaten Grobogan sebanyak 3 orang. Ketiga pasien berasal dari Kecamatan Geyer, Kecamatan Pulokulon, dan Kecamatan Karangrayung “Totalnya pasien positif Covid 19 menjadi 3 orang,” sambung dia. Satria Utama