JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sukoharjo

Tak Hanya Pandemi COVID-19, Petani Sukoharjo Juga Hadapi Serangan Wereng. Namun Pejuang Ketahanan Pangan Ini Tetap Turun ke Sawah

Pengubinan di area sawah Desa Sukorejo, Kecamatan Puhpelem, Wonogiri.
Pengubinan di area sawah Desa Sukorejo, Kecamatan Puhpelem, Wonogiri.


SUKOHARJO, JOGLOSEMARNEWS.COM –  Ketika pandemi COVID-19 melanda  petani di wilayah Sukoharjo tetap gigih berupaya meningkatkan hasil panen.

Upaya mereka mendapat pendampingan dari TNI. Salah satunya terlihat ketika Babinsa Koramil 06 Kartasura Serka Heri Budi tetap mendampingi masyarakat dalam meningkatkan ketahanan pangan. Serka Heri Budi membantu petani di Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura, dalam mengendalikan hama padi.

Baca Juga :  Awas, 3 Pasien Baru Positif Covid-19 Sragen Belum Terlacak Sumber Penularnya. Berikut Daftar 4 Tambahan Pasien Positif Tanggal 18 September!

Pendampingan penyemprotan hama wereng tersebut dilaksanakan bersama Dinas Pertanian Kabupaten Sukoharjo, PPL Kecamatan Kartasura dan Gapoktan Berkah Sari Rejeki (BSR). Lokasi tepatnya di persawahan Blok B Dukuh Gandekan Desa Pucangan.

“Tidak hanya menghadapi pandemi COVID-19, petani saat ini juga menghadapi hama wereng yang menyerang padi. Untuk itu, kami bersama-sama akan terus berupaya membantu petani dalam mengatasi permasalahan tersebut, demi terciptanya ketahanan pangan di wilayah. Karena ketahanan pangan merupakan faktor terpenting dari ketahanan negara,” kata Babinsa melansir dari laman resmi Pemkab Sukoharjo, Minggu (26/4/2020). 

Baca Juga :  Astagfirullah, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Sudah Mencapai 80 Orang. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 414, Suspek 1.867


Dia menyebutkan, wereng merupakan hama padi yang paling berbahaya dan merugikan, khususnya di Indonesia. Serangga kecil ini menghisap cairan tanaman padi dan sekaligus menyebarkan virus (reovirus) menyebabkan tanaman padi terinfeksi penyakit. Aria