JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Sebanyak 3.300 Napi di Amerika Positif Corona, Tapi Tanpa Gejala

Ilustrasi

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Sebanyak 3.300 napi yang ada di Amerika dipastikan telah tertular virus corona (Covid-19). Jumlah tersebut berasal dari penjara di empat negara bagian – Arkansas, North Carolina, Ohio, dan Virginia.

Uniknya, dari sekian banyak kasus tersebut, mayoritas adalah pasien virus Corona tanpa gejala. Mengutip Reuters, dari 3.300 napi, 96 persennya adalah kasus asymptomatic.

“Ini seperti memerangi hantu. Kami tidak selalu bisa mendeteksi dari mana kasus itu berasal,” ujar salah satu direktur penjara, Annette Chambers-Smith, dari Lembaga Permasyarakatan Ohio, Minggu (26/4/2020).

Baca Juga :  Kabar Gembira, Arab Saudi Buka Kembali Layanan Umroh secara Bertahap. Jemaah Luar Negeri Diizinkan Datang Mulai 1 November 2020

Temuan di penjara, menurut pakar medis di George Washington University, Leana Wen, adalah bukti bahwa penyebaran virus Corona di Amerika didorong oleh mereka yang tidak memiliki gejala.

Selain itu, pertanda bahwa angka kasus di Amerika saat ini tidak sepenuhnya akurat mengingat mayoritas pendataan dilakukan di rumah sakit, bukan di luarnya.

Baca Juga :  Media Asing Soroti Penanganan Covid-19 di Indonesia, Sebut Menkes Terawan sebagai Orang Paling Bertanggung Jawab atas Krisis Akibat Pandemi yang Dialami Indonesia

Di sisi lain, kata Wen, temuan di penjara juga tidak menutup kemungkinan angka kasus virus Corona di Amerika akan terus melonjak. Sebab, mereka yang saat ini asymptomatic pun bisa saja menunjukkan gejala tertular virus Corona di kemudian hari.

Hingga berita ini ditulis, Amerika diketahui sudah memiliki 960.896 kasus virus Corona (COVID-19). Untuk jumlah korban meninggal, ada 54.265 orang.

www.tempo.co