JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tersengat Kabel Hitam, Kakek 72 Tahun di Jenar Sragen Ditemukan Tergeletak Tak Bernyawa. Istrinya Langsung Histeris

Tim Inafis saat melakukan identifikasi korban. Foto/Wardoyo
Tim Inafis saat melakukan identifikasi korban. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Nasib tragis menimpa Salimin (72) warga Dukuh Sokorejo RT. 10/02 Desa Ngepringan, Jenar, Sragen.

Kakek renta itu ditemukan tewas tak bernyawa di depan pintu dapur menuju ke arah kandang kambing di rumahnya.

Korban meregang nyawa setelah tersengat listrik dari kabel yang ada di rumahnya. Data yang dihimpun di lapangan insiden tragis itu terjadi pada Senin (20/4/2020) siang pukul 13.30 WIB.

Kejadian bermula ketika siang itu korban diketahui beradai kandang kambingnya.

Kemudian, istri korban Sukinem (64) hendak menuju ke dapur. Saat baru melangkah ke dapur mendadak ia dikejutkan dengan kondisi suaminya yang sudah tergeletak.

Baca Juga :  Pecah Rekor Baru Covid-19 Sragen, Hari Ini 47 Warga Positif Berhasil Sembuh dan Dipulangkan. Total Sudah 349 Pasien Covid-19 Sembuh, 62 Meninggal Dunia

Mendapati hal itu, nenek itu langsung berteriak histeris meminta pertolongan.
Bersamaan dengan itu, anak korban langsung datang dan memberikan pertolongan.

Sempat dilarikan ke Puskesmas Jenar,  namun nyawa kakek malang itu tetap tak bisa terselamatkan. Korban diduga meninggal akibat tersengat arus listrik dari kabel yang menjuntai di depan dapur korban.

Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandy melalui Kasubag Humas AKP Harno membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, dari hasil olah TKP tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan di tubuh korban.

Baca Juga :  Gagal Maju Pilkada Sragen, Sukiman-Iriyanto Disebut Jadi Korban Kapitalidasi Proses Rekom Parpol. Rekom Butuh Bermiliar-Miliar, Rus Utaryono Sesalkan Parpol Tunduk Pada Oligarkhi Oportunistik

Diduga kuat, korban memang meninggal akibat tersengat arus listrik dari kabel yang ada di lokasi kejadian. Hal itu diperkuat dengan temuan adanya kabel berwarna hitam sepanjang satu meter yang ada di dekat lokasi saat korban ditemukan.

“Karena pihak keluarga sudah menerima sebagai musibah, jenazah kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan,” tandasnya.. Wardoyo