JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Tragis, Rame-Rame Kejar Pencuri, Pelajar SMA di Sumberlawang Sragen Tewas Kesetrum Lampu Kuburan

Kabar duka dan foto almarhum pelajar asal Ngargosari Sumberlawang yang kesetrum saat mengejar pencuri. Foto/Wardoyo
Kabar duka dan foto almarhum pelajar asal Ngargosari Sumberlawang yang kesetrum saat mengejar pencuri. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Teror pelaku pencurian yang merebak di wilayah Sragen, memakan korban. Seorang remaja asal Dukuh Jatirejo, Desa Ngargosari, Kecamatan Sumberlawang, Sragen tewas saat mengejar terduga pelaku pencurian.

Insiden tragis itu terjadi Senin (20/1/2020) malam. Korban yang diketahui bernama Danu Setiawan (16) itu meregang nyawa karena tersengat kabel listrik lampu penerangan makam.

Peristiwa itu terjadi saat korban bersama puluhan warga beramai-ramai mengejar pelaku pencurian yang kabur ke arah makam di Dukuh Jatirejo.

Data yang dihimpun di lapangan, insiden itu terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Bermula ketika ada kabar pencuri tepergok hendak masuk ke rumah warga di perbatasan Dukuh Jatirejo.

Baca Juga :  Rumah Seharian Tertutup, Marmi asal Ngargosari Sragen Ternyata Ditemukan Sudah Tergeletak Tak Bernyawa di Ranjangnya

Spontan, warga langsung berhamburan keluar rumah dan beramai-ramai melakukan pengejaran. Pelaku yang terdeteksi kabur ke arah makam, juga terus dikejar.

Sempat mengepung di areal makam, warga kemudian geger setelah ada salah satu yang kesetrum saat menyenggol kabel lampu makam.

“Saat mengejar itu, korban kesetrum kabel lampu penerangan di makam dan kemudian meninggal dunia. Fokus warga lalu beralih menolong korban, sehingga pencurinya kemudian tidak lagi dipikirkan dan mungkin sudah kabur. Nggak ketangkap pelakunya,” ujar Kades Ngargosari, Sriyono, kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Selasa (21/4/2020).

Baca Juga :  Klaster Meluas 6 Pasien Positif Covid-19 Sragen Tulari 8 Orang, 2 Warga Positif Setelah Perjalanan dari Purwokerto dan Boyolali. Berikut Daftar 10 Pasien Positif dan 47 Sembuh Hari Ini!

Almarhum diketahui masih berstatus pelajar kelas 2 di salah satu sekolah menengan atas di Miri, Sragen. Menurut rencana, pelajar malang itu akan dimakamkan hari ini di pemakaman dukuh setempat.

Sriyono menambahkan kabar teror pelaku pencurian berkeliaran memang merebak di wilayahnya sejak empat hari terakhir. Warga bahkan tiap malam terpaksa harus siaga dan begadang ssmpai larut untuk mengamankan wilayah.

Kapolsek Sumberlawang, AKP Fajar Nur Ihsanudin menyampaikan untuk data sudah dilaporkan ke Polres Sragen. Wardoyo