JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Update Terbaru Corona Karanganyar Hari Ini. Jumlah ODP Tambah 12, Pasien  PDP Masih Tetap 17 Orang, 333 ODP Lulus Pemantauan

Ilustrasi Karanganyar Lawan Corona. Foto/Istimewa
Ilustrasi Karanganyar Lawan Corona. Foto/Istimewa

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) terkait corona virus di Karanganyar hari ini bertambah 12 orang sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) stagnan tanpa penambahan.

Hal itu terungkap berdasarkan data yang dilansir dari website resmi penanganan covid-19 Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id. hingga Kamis (9/4/2020) malam, jumlah ODP secara total tercatat sebanyak 553 orang.

Angka itu termasuk tambahan 12 ODP baru hari ini tadi. Namun bersamaan itu ada 333 ODP yang dinyatakan lulus pemantauan 14 hari.

Sehingga secara komulatif, dari jumlah total ODP sebanyak 874 orang, yang tersisa dalam pemantauan tinggal 553 orang.

Baca Juga :  Gagal Usung Calon, Kader dan Simpatisan PKS di Sragen Dihimbau Tetap Konsisten Taati Keputusan Abstain pada Pilkada

Sementara, jumlah pasien PDP hari ini tanpa penambahan. Jumlah PDP yang dirawat tercatat tetap sebanyak 17 orang seperti kemarin.

Dari total komulatif 33 PDP, 16 pasien di antaranya dinyatakan berhasil sembuh. Sementara, hingga kini angka kasus positif covid 19 di Bumi Intanpari masih menunjukkan angka nihil alias belum ada yang positif dan angka kasus meninggal masih kosong.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono berharap para pemudik juga sadar diri dengan mau menaati aturan melapor, memeriksaan ke Puskesmas dan melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

Dengan begitu, maka tidak akan ada persepsi jika kepulangan pemudik identik menyebarkan corona virus.

“Dengan melapor, maka mereka akan bisa dipantau kondisinya oleh petugas medis. Sehingga masyarakat tidak terganggu psikologinya, dan  tidak merasa khawatir dengan kepulangan pemudik seolah-olah membawa covid-19,” tukasnya.

Bagi pemudik yang masuk dengan kendaraan pribadi, diharapkan juga segera melapor ke perangkat desa masing-masing. Kemudian segera melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Bagaimanapun mereka sudah berada di wilayah kita ya harus kita terima. Kita akan terus pantau, agar tidak bergerak kemana mana dulu untuk  menyelamatkkan semuanya,” tandasnya. Wardoyo