JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Update Terbaru Corona Karanganyar Hari Ini. Jumlah ODP Tambah 7 Orang Jadi 814, Jumlah PDP Tambah 4 Orang dan 13 Sembuh

Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto/Wardoyo

loading...
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM Jumlah kasus orang dalam pemantauan (ODP) terkait corona virus di Karanganyar masih ada peningkatan meski grafik penambahan relatif mulai melamban.

Data terbaru, hingga Selasa (7/4/2020) malam, jumlah orang dalam pemantauan (ODP) corona virus dan pasien dalam pengawasan (PDP) masih mengalami peningkatan.

Berdasarkan data yang dilansir dari website resmi penanganan covid-19 Karanganyar di laman covid19.karanganyarkab.go.id, hingga Selasa (7/4/2020) malam, jumlah ODP tercatat sebanyak 814 orang, bertambah 7 orang ODP baru dari sehari sebelumnya.

Dari total komulatif 851 ODP, sudah 44 ODP dinyatakan lolos pemantauan 14 hari.

Sementara, jumlah pasien PDP bertambah lagi empat orang namun yang dirawat tinggal 17 orang pada hari ini.

Baca Juga :  Sambut New Normal, Bupati Karanganyar Serukan Semua Kades Buka Akses Jalan!

Pasalnya ada 13 pasien PDP yang sebelumnya dirawat di RSUD Karanganyar, dinyatakan berhasil sembuh.

Kemudian, hingga kini angka kasus positif covid 19 di Bumi Intanpari masih menunjukkan angka nihil alias belum ada yang positif dan angka kasus meninggal masih kosong.

Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan Pemkab tak bisa menolak kepulangan pemudik. Meski begitu, ia berharap para pemudik juga sadar diri dengan mau menaati aturan melapor, memeriksaan ke Puskesmas dan melakukan karantina mandiri di rumah selama 14 hari.

Baca Juga :  Semangat Ibadah Berjamaah, Warga Sobayan Karanganyar Rela Kenakan Masker Demi Salat Jamaah di Masjid. Antar Shaf Juga Dipisahkan Sekat Plastik

Dengan begitu, maka tidak akan ada persepsi jika kepulangan pemudik identik menyebarkan corona virus.

“Dengan melapor, maka mereka akan bisa dipantau kondisinya oleh petugas medis. Sehingga masyarakat tidak terganggu psikologinya, dan  tidak merasa khawatir dengan kepulangan pemudik seolah-olah membawa covid-19,” tukasnya.

Bagi pemudik yang masuk dengan kendaraan pribadi, diharapkan segera melapor ke perangkat desa masing-masing. Kemudian segera melakukan pemeriksaan kesehatan.

“Bagaimanapun mereka sudah berada di wilayah kita ya harus kita terima. Kita akan terus pantau, agar tidak bergerak kemana mana dulu untuk  menyelamatkkan semuanya,” tandasnya. Wardoyo