JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Wabah Corona, Antara Musibah dan Berkah Bagi Perusahaan Tekstil di Karanganyar. Terpaksa Kurangi Karyawan Untuk Bertahan, Pilih Banting Setir Produksi APD yang Banjir Pesanan

Foto/Istimewa
    Foto/Istimewa

KARANGANYAR,JOGLOSEMARNEWS.COM Mewabahnya virus corona (Covid-19) tak pelak membuat sejumlah perusahaan terpukul. Namun tidak dengan PT Cartenz Adventure yang berada di Dusun Jumog, Desa Jaten, Kecamatan Jaten.

Perusahaan konveksi yang memproduksi jaket dan tas ini masih berusaha eksis meski harus mengurangi sejumlah karyawannya.

Akibat sepinya pemesan, usaha konveksi yang sebelumnya memiliki 90 karyawan, harus mengurangi hampir 50 persen karyawannya.

Mereka bahkan terpaksa banting setir dengan beralih membuat alat pelindung diri (APD) yang digunakan petugas kesehatan dalam menangani pasien Covid-19. Keputusan banting setir ini rupanya cukup bisa menjadi penyelamat.

Bahkan order pun makin meningkat dan datang dari berbagai rumah sakit rujukan di Jateng.

Yuis Setiawan, salah satu managemen PT Cartens Adventure, kepada wartawan mengatakan, saat wabah Covid-19, perusahaan dihadapkan pada pilihan, tetap berlanjut atau melakukan PHK terhadap seluruh karyawan.

Setelah melalui berbagai pertimbangan, jelasnya, managemen mengambil sikap, perusahaan tetap jalan dan beralih memproduksi APD.

Baca Juga :  Satu PNS Bappeda Sragen Positif Terpapar Covid-19, Semua Pegawai Satu Ruangan Pagi Ini Langsung Diswab Semua. Kepala Bappeda Pastikan Layanan Tetap Jalan!

Menurutnya, pengurangan karyawan terpaksa harus dlakukan. Dari 90 karyawan, saat ini hanya tinggal 50 orang. Para karyawan inilah, yang memproduksi APD yang mulai dilakukan pada hari Senin (30/03/2020) lalu.

“Kita beralih karena sepi pesanan. Kita juga harus tetap eksis meski ada karyawan yang diliburkan dulu. Usaha kemudian kita alihkan ke pembuatan APD,” ujarnya.

Untuk pembuatan APD sendiri, tanpa persiapan dan hanya mengandalkan bahan baku yang ada di pasaran.

Meski demikian, pada saat mulai produksi, sudah menerima pesanan dari sejumlah perusahaaan. Sedangkan untuk harga, bervariatif mulai harga Rp 60.000 hingga Rp 80.000 per satu APD.
Untuk APD dengan bahan biasa, Yuis mengungkapkan dibanderol dengan harga Rp 60.000 tanpa pelindung wajah, serta Rp 70.000 dengan pelindung wajah.

Sedangkan untuk bahan dasar parasut, dijual dengan harga Rp 70.000 tanpa pelindung wajah dan Rp 80.000 yang dilengkapi dengan pelindung wajah

Baca Juga :  Tambah 1 Warga Meninggal, Total Kematian Covid-19 Karanganyar Total 65. Kasus Positif Covid-19 Tembus Angka 362

“Kita sudah menerima pesanan dari sejumlah perusahaan yang nantinya akan didonasikan ke sejumlah rumah sakit. Seperti rumah sakit di Karanganyar, Solo, Jakarta dan Palembang,” terangnya.

Ketika disinggung apakah APD ini telah sesuai dengan standar atau tidak, Yuis menegaskan, jika APD yang diproduksi telah memenuhi standart.

Pasalnya, sebelum memulai produksi, pihaknya telah melakukan konsultasi kepada sejumlah rumah sakit.

“ADP yang kami produksi telah sesuai standart, sebagaimana yang direkomendasikan oleh para perawat, tim dokter Moewardi Solo dan tim dokter rumah sakit Kariadi Semarang,” tandasnya.

Ditambahkannya, saat ini, PT Cartens Adventure, baru dapat memproduksi sebanyak 500 APD per hari.

“Rencananya kita akan kita produksi sebanyak 1000 samai 2000 per hari, dan akan kita jual bebas,” pungkasnya. JSnews