JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Warga Positif Covid-19 Karanganyar Tambah Satu Lagi Jadi 5 Orang. Berprofesi Sebagai Dosen, Diketahui Pernah Ikut Seminar di Jakarta

Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto/Wardoyo
Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus positif virus corona di Karanganyar terus bertambah. Sabtu (18/4/2020), satu lagi warga asal Karanganyar terkonfirmasi dinyatakan positif terpapar covid-19.

Warga itu diketahui berdomisili di wilayah Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar. Pasien berjenis kelamin perempuan itu diketahui berprofesi sebagai dosen di sebuah perguruan tinggi swasta daerah Solo.

Data yang dirilis dari Pemkab, pasien itu berdomisili asal Desa Gajahan. Hal itu dibenarkan oleh Bupati Karanganyar sekaligus ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono, Sabtu (18/4/2020).

Ia mengungkapkan, pasien positif tersebut saat ini tengah menjalani isolasi di RS Kasih Ibu Solo.

Baca Juga :  Banyak Warga Karangsari Bakal Jadi Jutawan Baru, Bupati Karanganyar Ingatkan Hati-Hati Orang Yang Mengaku Punya Kuasa. "Biasanya Kalau Tahu Ada Uang, Mereka Mendekat Ngaku Saudara!"

“Jumat (6/3/2020) mengikuti seminar di Jakarta. Pulang ke Karanganyar pada awal April 2020, sekitar Minggu (5/4/2020). Yang bersangkutan mengeluh batuk, mual. Terus periksa ke RSUD Karanganyar. Langsung diswab dan hasilnya baru keluar hari ini. Positif,” paparnya kepada wartawan, Sabtu (18/4/2020) malam.

Bupati menjelaskan, dari riwayatnya, perempuan tersebut bukan termasuk klaster Ijtima Jemaah Tabligh Gowa Sulawesi Selatan. Dari hasil pelacakan, yang bersangkutan pernah mengikuti aktivitas seminar di Jakarta.

Baca Juga :  Kabar Duka, Ketua RT di Desa Buran Karanganyar Dinyatakan Positif Terpapar Covid-19. Kerabat Cemas Karena Ada Kerabat Meninggal Dunia dan Rumahnya Berdekatan

Selama menunggu hasil swab, pasien tersebut kooperatif dan menjalani isolasi mandiri di rumah. Yang bersangkutan diketahui sudah berkeluarga dan tinggal bersama suami dan satu anak.

“Suami dan anaknya sudah dirapid test. Hasilnya negatif. Nanti kita pantau kesehatan dan lakukan tindakan lanjutan. Terus dikontrol sampai benar-benar sehat,” terangnya.

Tambahan satu kasus itu, membuat jumlah pasien positif covid-19 di Karanganyar mencapai lima orang.

Dari lima warga tersebut, dua di antaranya meninggal dunia. Sedangkan sisanya menjalani isolasi di dua rumah sakit berbeda. Wardoyo