JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

70 % Bukan Asli Karanganyar, Disdag Belum Izinkan PKL Plaza Alun-Alun Beroperasi. Ini Alasannya!

Para PKL Karanganyar mulai terlihat jualan lagi. Foto/Wardoyo
Para PKL Karanganyar mulai terlihat jualan lagi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sampai saat ini, Pemerintah kabupaten (Pemkab) Karanganyar, melalui Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM, belum mengijinkan para pedagang kaki lima (PKL) menggelar dagangan mereka di pasar dadakan, yang berada di sekitar Plaza Alun-Alun Karanganyar.

Pasar dadakan yang beroperasi setiap hari Sabtu dan Minggu pagi, mulai pukul 06.00 hingga pukul 13.00 WIB tersebut, ditutup sejak 21 Maret 2020 lalu, untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Baca Juga :  Oknum Camat Asal Karanganyar Digerebek Saat Berdua dengan PNS Perempuan di Sebuah Hotel di Banjarnegara, BKPSDM Akan Klarifikasi

Pantauan Sabtu (30/05/2020), alun-alun Karanganyar di setiap akhir pekan selalu ramai oleh para PKL, saat ini kondisnya masih sepi.

Di sekitar plaza alun-alun, juga masih terpasang spanduk yang berisi tulisan, pasar Sabtu dan Minggu pagi, ditutup hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Baca Juga :  Jelang Pilkada Karanganyar, PKS Kunjungi PKB untuk Jajaki Koalisi Poros Parpol Islam

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdagnakerkop dan UKM, Martadi, kepada sejumlah wartawan, mengatakan ada sekitar 300 pedagang di pasar tiban yang menjadi pusat belanja masyarakat Karanganyar setiap akhir pekan.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua