JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Buntut Gubernur Ganjar Sentil Bupati Karanganyar Yang Ngotot Menggelar Salat Idul Fitri di Alun-Alun. Aliansi Umat Islam Gelar Demo Dukung Bupati, Kecam Sikap Ganjar

Aksi demo Aliansi Umat Islam Karanganyar saat menggelar aksi dukungan untuk bupati dan mengecam gubernur terkait rencana Salat Idul Fitri di Alun-Alun Karanganyar, Jumat (22/5/2020). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

Aksi demo Aliansi Umat Islam Karanganyar saat menggelar aksi dukungan untuk bupati dan mengecam gubernur terkait rencana Salat Idul Fitri di Alun-Alun Karanganyar, Jumat (22/5/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Aliansi Umat Islam Karanganyar, mengapresiasi sikap Bupati Karanganyar yang memberikan izin pelaksanaan shalat Idul Fitri 1441 H,  yang akan dilaksanakan pada hari Minggu (24/05/2020).

Sebaliknya, mereka mengecam sikap Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo yang sempat meminta Pemkab Karanganyar meninjau ulang pelaksanaan Salat Ied di Alun-alun.

Ketua Aliansi Ummat Islam Karanganyar, Fadhlun Jumat (22/05/2020) mengatakan, berdasarkan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Nomor 28 Tahun 2020, tentang panduan salat Idul Fitri, bahwa salat dapat dilaksanakan di kawasan Covid-19 yang sudah terkendali.

Yakni daerah yang ditandai dengan angka penularan menunjukkan kecenderungan menurun.

Baca Juga :  Ciptakan Batik Zaman Kerajaan Mataram, Desa Girilayu Karanganyar Resmi Diluncurkan Jadi Desa Wisata Batik Kuno dan Antik

Menurutnya, lain halnya jika satu wilayah masih berada di kawasan penyebaran Covid-19 yang sulit dikendalikan.

Maka dalam kondisi seperti itu, ia memandang salat Idul Fitri, dapat dilakukan di rumah bersama anggota keluarga.

“ Kami mengapresiasi kebijakan bupati yang memberikan ijin untuk melaksanakan shalat Idul Fitri. Kami menilai, keputusan bupati ini, berdasarkan perkembangan dan penyebaran Covid-19 yang mengalami penurunan. Meski demikian, pelaksanaan shalat Idul Fotri ini, harus tetap melaksanakan protokol kesehatan,” kata Fadhlun Ali.

Fadhlun juga meminta kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, agar menghormati keputusan bupati Karanganyar, dalam hal pelaksanaan shalat Idulfitri 1441 H.

Baca Juga :  Diawali Suara Gemuruh, Bencana Longsor Luluhlantakkan 2 Rumah Warga di Desa Berjo Ngargoyoso Karanganyar. Jalur menuju Telaga Madirda Sempat Macet Tertimbun Longsoran

“Kami dari aliansi ummat Islam, meminta gubernur Jawa Tengah, untuk menghormati keputusan bupati Karanganyar. Kami juga meminta kepada bupati, agar tetap konsisten dengan keputusannya, dengan tetap melaksanakan salat Idul Fitri di Karanganyar,” tandasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun, shalat Idul Fitri di Karanganyar bakal tetap dilaksanakan pada hari Minggu (24/05/2020) besok.

Meski Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Wiharso, mengundurkan diri sebagai Imam. Rencananya, imam shalat dan khatib, akan dipimpin langsung oleh bupati Karanganyar, Juliyatmono.

Pelaksanaan shalat Idul Fitri, akan dilakukan dengan menerapkan seluruh protokol kesehatan. Wardoyo