JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

MUI Imbau Umat Muslim Melakukan Salat Idul Fitri di Rumah Saja

Pemandangan salat Ied di Alun-alun Sragen, Rabu (22/8/2018). Foto/Wardoyo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Lantaran masih dilanda Pandemi virus Corona (Covid-19), Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat muslim untuk menjalankan Salat Idul Fitri, Minggu (24/5/2020) dari rumah.

“Salat Jumat saja kita bisa di rumah saat pandemi ini. Itu ibadah yang hukumnya wajib. Apalagi Salat Idul Fitri yang Sunah Muakkad, bisa dari rumah saja,” ujar Ketua MUI, Abdullah Jaidi usai Sidang Isbat Penetapan 1 Syawal, Jumat (22/5/2020).

Baca Juga :  Melongok Pondok Tetirah Dzikir Berbah, 130 Penghuni Pria Beragam Kasus dari Depresi hingga Narkoba Jalani Perawatan di Sini

MUI meminta umat Islam patuh pada aturan pemerintah demi mencegah penyebaran Covid-19.

Sekalipun di daerah zona hijau, MUI menyarankan masyarakat tak menggelar salat di lapangan.

“Sekali lagi, Salat Idul Fitri itu bukan dilarang. Tetapi kita hendak menghindari kerusakan dan kemudaratan,” kata Jaidi.

MUI menyebut, salat Idul Fitri bisa dilakukan secara berjemaah di rumah dengan jumlah jemaah minimal empat orang yang terdiri dari satu orang imam dan tiga orang makmum.

Baca Juga :  Mayoritas Kapanewon di Sleman Masuk Zona Merah, Dinkes Bakal Lakukan Rapid Tes untuk Pengungsi Merapi

Jika jemaah kurang dari empat orang atau jika dalam pelaksanaan salat di rumah tidak ada yang berkemampuan untuk khotbah, maka salat Idul Fitri boleh dilakukan berjemaah tanpa khotbah.

www.tempo.co