JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Hardiknas 2020, UMS Gelar Webinar Bertema Rekayasa Pembelajaran Era Merdeka Belajar di masa Pandemi Covid-19

Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggandeng pembicara dari Perancis, Malaysia dan Brunei dalam Webinar, Sabtu (2/5/2020). Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggandeng pembicara dari Perancis, Malaysia dan Brunei dalam Webinar, Sabtu (2/5/2020). Webinar yang digelar untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tersebut terselenggara kerjasama dengan Majelis Dikti Litbang PP Muhammadiyah.

Mengangkat tema “Rekayasa Pembelajaran Era Merdeka Belajar di masa Pandemi Covid-19”, seminar diikuti sekitar 600 partisipan. Dimoderatori oleh Dr. Anam Sutopo, M.Hum (Kepala Biro Rektorat UMS), seminar tersebut mengundang enam pemateri, yaitu Prof. Dr. Suyanto dari Majelis Dikti Litbang Muhammadiyah, Prof. Warsito selaku Atase Dikbud RI di Prancis, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., Rektor UMS sekaligus sebagai ketua ALPTK Seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Terjunkan 268 Petugas Verfak Lengkap dengan APD, Relawan Bajo Siap Dampingi Petugas KPU

Kemudian Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS sekaligus Ketua ALPTK Perguruan Tinggi Muhammadiyah (PTM), Prof. Gamal Ab Nasir dari Universitas Brunei Darussalam, dan Prof. Fauziah Ab Rahim dari Universiti Utara Malaysia.

Dalam kesempatan itu, Prof. Warsito mengatakan, di masa pandemi ini masyarakat mulai beradaptasi dengan teknologi masa kini.

“Seperti sekarang ini, kita mulai belajar bersosial secara online. Di era merdeka belajar, konsep pembelajaran untuk level menengah ke atas tidak lagi dengan konsep satu arah. Tapi harus mampu menyiapkan atau mendampingi peserta didik untuk membuat masalah sendiri, kemudian bagaimana menyelesaikan masalah itu dengan sendiri atau team work, ini konsep merdeka belajar,” urainya.

Baca Juga :  Polsek Serengan Solo Gagalkan Pesta Sabu, Pelaku Akan Simpan Sabu di WC Umum

Di sisi lain, berbicara terkait rekayasa pembelajaran di era merdeka belajar, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si. menyoroti kebijakan di kampus atas istilahnya kampus merdeka. Menurut Sofyan Anif, kebijakan kampus belajar tidak boleh terlepas dari tujuan pendidikan nasional.

“Implikasi kampus merdeka harus sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yakni mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab,” tukasnya. Prihatsari.