JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Kartu Prakerja Karanganyar Turun, Total 1.103 Warga Masuk Data. Siapa Saja Yang Dapat?

Ilustarsi / tribunnews
Ilustrasi kartu prakerja / tribunnews

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabupaten Karanganyar mendapat kuota sebanyak 1.103 kartu pra kerja. Kuota tersebut turun dari Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) yang diturunkan by name by address.

Data itu merupakan kuota total pendaftar yang diterima hingga gelombang III.

Kuota itu diungkapkan Plt Kepala Dinas Perdagangan Tenaga Kerja dan Koperasi (Disdagnakerkop) UKM Karanganyar, Martadi, Senin (18/5/2020). Ia mengatakan 1.103 itu merupakan kuota warga Kabupaten Karanganyar yang mendapatkan kartu prakerja.

Rinciannya, pada gelombang pertama sebanyak 327 orang, gelombang kedua sebanyak 436 dan gelombang ketiga sebanyak 340 orang.

Baca Juga :  Ziarah ke Giribangun, Pangdam IV Diponegoro Kalungkan Untaian Melati di Pusara Mantan Presiden Soeharto dan Ibu Tien. Ingatkan Apapun Perjalanan Hidupnya, Soeharto Dinilai Berjasa Besar untuk TNI

Kuota itu baru turun dari provinsi dan sudah terinci by name by address. Total ada 1.103 yang mendapatkan kartu pra kerja.

“Terkait penyalurannya kapan, kita (dinas) tidak tahu. Karena itu langsung dari kementerian tidak lewat dinas,” paparnya kepada wartawan.

Martadi menguraikan saat ini pihaknya tengah mencari by name by address dari pemegang kartu prakerja itu.

“Pendaftaran kartu pra kerja dilakukan secara mandiri dengan sistem pendaftaran online,” terangnya.

Sebelumnya Disdagnakerkop UKM Karanganyar telah berupaya memfasilitasi para pekerja yang mengalami kesulitan dalam mendaftar dengan cara mendirikan posko.

Baca Juga :  Sedih, Kompetisi Sepakbola Liga Internal Karanganyar Terpaksa Ditunda Sampai Batas Waktu Yang Belum Ditentukan. Padahal Pas Gayeng-gayengnya, Tren Kasus Covid-19 Jadi Alasan..

“Kemarin kita data, sampaikan ke provinsi dan diteruskan ke kementerian. Sampai di kementerian, data dikembalikan. Supaya mendaftar secara mandiri. Dinas membuat posko, mengantisipasi yang tidak tahu cara mendaftar,” terangnya.

Lebih lanjut dijelaskan, selama pendirian posko di Kantor Disdagnakerkop UKM Karanganyar, terdapat sebanyak 1.000-an pekerja yang mendaftar di posko.

Kendati demikian, masyarakat yang mendaftar secara mandiri melalui jalur online tentu jumlahnya juga banyak.

“Alhamdulillah Karanganyar dapat 1.103 kartu pra kerja. Pencairannya kapan,dinas tidak mendapatkan pemberitahuannya,” pungkas Martadi. Wardoyo