Beranda Umum Nasional Lebaran Sunyi Senyap, di Terminal Induk Pulogebang Hanya 4 Bus dan 7...

Lebaran Sunyi Senyap, di Terminal Induk Pulogebang Hanya 4 Bus dan 7 Penumpang

Penumpang memasuki bus antarkota antarprovinsi (AKAP) setelah pemberitahuan larangan mudik di terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 22 April 2020. /Foto: Tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM
Lebaran tahun 2020 ini benar-benar terasa sepi. Menurut catatan Satuan Pelaksana Operasi Terminal Pulogebang, data keberangkatan bus pada hari Lebaran pertama 24 Mei 2020 kemarin sebanyak 4 bus keberangkatan, dengan jumlah penumpang hanya 7 orang.

“Izin melaporkan data monitoring harian Operasional Bus AKAP di Terminal Terpadu Pulo Gebang, bus berangkat 4 kendaraan dan penumpang yang berangkat 7 orang,” ujar Kepala Satuan Pelaksana Operasi Terminal Pulogebang Afif dalam keterangan tertulisnya, Senin (25/5/2020).

Afif menyatakan dari tujuh penumpang yang berangkat tersebut tidak ada yang ditolak sebagaimana Surat Edaran Nomor 4 Tahun 2020, tentang kriteria pembatasan perjalanan orang dalam percepatan penanganan Covid-19 yang mengatur kebijakan mengenai larangan aktivitas mudik Lebaran.

Baca Juga :  Danantara: Ekspor Bahan Mentah Bikin RI Rugi Rp 300 T

Selain itu Afif menembahkan untuk kedatangan tidak ada kendaraan yang masuk dari luar Jakarta ke Terminal Pulogebang pada hari lebaran kemarin.

Sedangkan pada Sabtu 23 Mei atau H-1 Lebaran Afif menyebutkan tercatat ada 8 bus keberangkatan dengan jumlah penumpang 49 orang, dan 1 bus kedatangan dengan 6 penumpang.

Afif melanjutkan pada H-1 Lebaran terdapat 4 calon penumpang yang ditolak karena tidak memenuhi kriteria Surat Edaran nomor 4 Tahun 2020.

Satuan Pelaksana Operasi Terminal Pulogebang mencatat sejak Kementerian Perhubungan mengizinkan antarkota antarprovinsi (AKAP) kembali beroperasi pada 9 Mei terdapat 71 bus keberangkatan dengan jumlah penumpang 601 orang, dan 41 bus kedatangan dengan 193 penumpang.

Baca Juga :  TNI Jadi Korban di Lebanon, 1 Gugur dan 3 Terluka di Tengah Konflik yang Kian Memanas

Terdata ada 149 calon penumpang ditolak atau tidak diizinkan berangkat karena tidak memenuhi kriteria Surat Edaran nomor 4 Tahun 2020.

www.tempo.co

Harap bersabar jika Anda menemukan iklan di laman ini. Iklan adalah sumber pendapatan utama kami untuk tetap dapat menyajikan berita berkualitas secara gratis.