JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Satu Warga Sumberlawang Sragen PDP Corona Kembali Meninggal Dunia. Berasal Dari Desa Hadiluwih, Jadi Korban Meninggal Kesepuluh

Prosesi pemakaman PDP corona asal Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen berjalan tertutup di pemakaman dukuh setempat. Foto/Istimewa
Prosesi pemakaman PDP corona asal Hadiluwih, Sumberlawang, Sragen berjalan tertutup di pemakaman dukuh setempat. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kasus kematian terkait corona virus atau covid-19 kembali terjadi di Sragen.

Menyusul kematian satu orang pasien dalam pengawasan (PDP) di Mondokan , Sambirejo dan Sambungmacan, satu warga kembali meninggal dengan status PDP corona.

Pasien PDP yang meninggal dunia itu diketahui berasal dari Kecamatan Sumberlawang. Pasien tersebut diketahui berdomisili di Desa Hadiluwih.

Pasien PDP itu berinisial A berumur 31 tahun. Almarhumah diketahui sudah berkeluarga namun belum memiliki anak.

Menurut keterangan warga sekitar, almarhumah meninggal pada Kamis (29/4/2020) pukul 13.00 WIB dan dimakamkan di pemakaman umum desa setempat dengan protokol covid-19.

Almarhumah yang diketahui bekerja di wilayah Telukan Sukoharjo itu dikabarkan mengalami sakit dan punya riwayat penyakit ginjal dan paru-paru.

Baca Juga :  Bupati Umumkan Sragen Masih Zona Merah Covid-19. Gubernur Minta Injak Rem, Mohon Maaf Nekat Gelar Hajatan Tak Sesuai Prokes Denda Rp 1 Juta dan Bisa Dibubarkan!

Sempat dirawat di RSUD Moewardi Solo, nyawanya tak terselamatkan dan mengembuskan nafas terakhir pada Kamis siang.

Saat dikonfirmasi, Kades Hadiluwih, Kuswandi membenarkan kematian satu warganya dengan status PDP corona itu. Ia juga tak menampik almarhumah dimakamkan dengan protokol covid-19 karena statusnya sudah PDP.

“Punya riwayat penyakit ginjal dan paru-paru, sempat sakit dan dibawa ke RSUD Moewardi Solo namun tidak terselamatkan. Sudah dimakamkan di pemakaman setempat dengan protokol covid-19. Pemakaman oleh petugas dengan APD lengkap. Kami juga ikut mengawal dan memantau di lokasi pemakaman,” papar Kuswandi.

Kades menguraikan almarhumah selama bekerja diketahui sempat kost di wilayah Solo dan bekerjanya di sebuah pabrik di Telukan Sukoharjo. Sedangkan sang suami bekerja di sebuah bank milik pemerintah di wilayah Solo.

Baca Juga :  Ada Soal Dinilai Berbau Ajaran Komunisme, Dinas Pendidikan Sragen Akhirnya Tarik 11.000 Lebih Buku Modul PPKN SMP dari Siswa.┬áLembaran Halaman Kontroversial Langsung Diganti

Kematian PDP asal Hadiluwih itu makin menambah panjang daftar PDP corona Sragen yang meninggal dunia.

Secara keseluruhan, hingga Minggu (3/5/2020) siang ini jumlah pasien berstatus PDP yang meninggal terkait covid-19 sudah mencapai tujuh orang.

Enam PDP meninggal sebelumnya adalah dari Sragen Kota, Celep Kedawung, Gemantar Mondokan, Tenggak Sidoharjo, Desa Sambungmacan Sambungmacan dan Desa Dawung Sambirejo.

Sementara secara keseluruhan, total sudah ada 10 warga yang meninggal dunia terkait covid-19.

Terdiri dari satu pasien positif asal Desa Ngarum Ngrampal, tujuh PDP, satu PP balita asal Desa Kedawung Kecamatan Kedawung dan satu ODP asal Desa Jati Sumberlawang. Wardoyo