JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sempat Positif Rapid Test, 12 Tenaga Medis RSUD Karanganyar Dinyatakan Negatif Swab Testnya. Satu Dokter Positif Covid-19 di Juga Dinyatakan Sembuh

Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo
Ilustrasi penanganan pasien corona virus di ruang Isolasi. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sebanyak 12 tenaga medis RSUD Karanganyar yang semlat positif rapid testnya, akhirnya dinyatakan negatif covid-19.

Para tenaga medis itu sebelumnya harus menjalani isolasi di BLK dan di kediaman masing-masing.

Kepastian itu disampaikan Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, yang juga Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Jumat (01/05/2020).

Menurut bupati, hasil swab test ke 12 tenaga medis ini diketahui hasilnya pada hari Jumat (1/5/2020).

“Hasil swab test tenaga medis RSUD sudah keluar dan hasilnya negatif,” paparnya kepada wartawan.

Baca Juga :  Kabar Duka, Mubaligh Muda Habib M Asal Sragen Kota Positif Terpapar Covid-19. Awalnya Gejala Batuk, Memburuk Lalu Dirujuk ke RSUD Moewardi Solo, Sumber Penularannya Masih Misteri

Meski demikian, para tenaga medis ini masih harus tetap menjaga kondisinya dengan tidak melakukan aktifitas terlebih dahulu.

Sedangkan untuk satu tenaga medis, yakni seorang dokter yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19, berdasarkan hasil swab test kedua, juga dinyatakan negatif.

Dokter yang bertempat tinggal di desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo ini, bahkan telah berkumpul kembali bersama keluarganya di rumah.

Sedangkan untuk tenaga medis lain yang juga dinyatakan positif covid-19, saat ini, masih menunggu hasil swab test kedua.

Baca Juga :  Ustadznya Positif Covid-19, Ponpes El Nusa Shobo Guno di Tangkil Sragen Langsung Dilockdown Total. Pemdes dan Warga Langsung Berempati Gelar Penyemprotan Desinfektan

“Ini merupakan kabar yang cukup menggembirakan. Kita semua berharap, setiap hari, semakin banyak warga yang sembuh setelah sebelumnya dinyatakan reaktif dan positif Covid-19,” ujar bupati.

Ditambahkan bupati, untuk kluster Gowa yang sebelumnya berdasarkan hasil rapid test dinyatakan reaktif, sampai saat ini, masih menjalani isolasi di sejumlah rumah sakit.

“Kan ada 18 orang kluster Gowa yang dinyatakan reaktif. Sampai saat ini, masih menjalani isolasi. Kita berharap, hasil swab test nya juga negatif,” pungkasnya. Wardoyo