JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

SOLOPEDULI Salurkan 10.000 Paket Sembako Untuk Keluarga Terdampak Covid-19 di Jateng

SOLOPEDULI kembali menyalurkan bantuan untuk warga yang membutuhkan. Bantuan kali ini ditujukan bagi keluarga yang terkena dampak covid-19 atau Corona. Istimewa

SOLO, JOGLOSEMARMEWS.COM – SOLOPEDULI kembali menyalurkan bantuan untuk warga yang membutuhkan. Bantuan kali ini ditujukan bagi keluarga yang terkena dampak covid-19 atau Corona.

Sebanyak 10 ribu paket sembako yang berisi 10 kilogram beras, 2 liter minyak, mie instan dan 2 kilogram gula pasir tersebut disalurkan untuk wilayah Jawa Tengah meliputi wilayah Magelang, Solo, Jepara dan Banyumas.

Penyaluran tersebut bekerjasama dengan BPKH Pusat (Badan Pengelola Keuangan Haji). Adapun penyaluran bantuan dilakukan selama setengah bulan, semenjak hari ke dua Ramadhan 25 April sampai 7 Mei 2020.

”Kita mengawal penuh pendistribusi paket agar benar-benar tepat sasaran dan sampai kepada para penerima manfaat, kami terjunkan tim SOLOPEDULI dan relawan yang ada di masing-masing kota di Jawa Tengah. Adapun penyaluran kita distribusikan ke keluarga dhuafa dan keluarga yang terdampak Covid-19. Pengadaan beras kami berdayakan petani lokal, agar perekonomian para petani juga bisa terangkat,” terang Direktur Utama SOLOPEDULI, Sidik Anshori, dalam keteranganya, Rabu (1/5/2020).

Baca Juga :  Pemuda Pancasila Solo Akan Gelar Muscablub dengan Protokol Covid-19. Delapan Orang Sudah Mendaftar Sebagai Calon Ketua

Dengan adanya kerjasama dengan BPKH ini, menambah jumlah bantuan penerima manfaat SOLOPEDULI.

“Alhamdulillah dengan bantuan ini, semakin banyak kaum dhuafa yang terdampak covid-19 bisa terbantu. Pada kondisi normal saja kaum dhuafa sudah kesusahan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, lebih-lebih pada masa pandemi covid. Semoga dengan bantuan ini bisa mencukupi kebutuhan mereka untuk beberapa bulan ke depan,” pungkas Sidik Anshori.

Baca Juga :  Juara Lomba Menulis Ditantang Walikota Solo, Disediakan Hadiah Laptop

Salah satu penerima manfaat, Ibu Tomimah (75 tahun) merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan tersebut. Walau sudah tua, ia masih bekerja sebagai buruh tani. Ibu yang tinggal di Dhuok 010/ 003, Kebonagung, Tegalrejo, Magelang ini tinggal sendiri karena suaminya sudah meninggal 1 tahuh yang lalu. Sementara anaknya merantau ke Jakarta.

“Matur suwin mas, sampun disukani sembako, mugi SOLOPEDULI lan BPKH tambah sukses,” tuturnya. Prihatsari