loading...

BANTUL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Transmisi lokal virus corona telah terjadi di empat kecamatan di Kabupaten Bantul. Kasus transmisi lokal tersebut diketahui muncul di empat kecamatan sekaligus, yaitu Kasihan, Piyungan, Sewon dan Banguntapan.

Hal itu dibenarkan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bantul, Sri Wahyu Joko Santosa. Ia berujar, transmisi lokal yang muncul di wilayahnya ini tidak hanya terbatas dalam lingkup keluarga.

“Ya, sudah ada transmisi lokal terbatas di Bantul, sampai dengan di Banguntapan itu sudah melibatkan beberapa RT,” katanya, Jumat (8/5/2020).

Baca Juga :  Tak Ada Prosesi Garebeg Sawal, Keraton Yogyakarta Bagikan Ubarampe Gunungan

Dokter yang akrab disapa Oki tersebut menjelaskan keberadaan transmisi lokal di Bumi Projotamansari ini memang perlu mendapat perhatian khusus, agar virus corona tidak semakin mewabah.

“Tentu, kita mengintensifkan pelacakan ya. Saat ini sudah resmi transmisi lokal. Tapi, bukan se-kabupaten, hanya di empat kecamatan itu dan semoga tidak sampai meluas,” ungkapnya.

Salah satunya, dengan giat tracing terhadap kontak erat dari klaster-klaster besar di Bantul, mulai dari Jemaah Tabligh Kebon Jeruk dan Gowa, Indogrosir, GPIB, hingga Ponpes Temboro Magetan.

Baca Juga :  Yogyakarta Bakal Terapkan New Normal Juli 2020, Ini Sejumlah Aturannya

Ia menjelaskan, ada 14 pegawai Indogrosir yang telah dinyatakan reaktif rapid test dari Sleman.

Temuan itu, ditindaklanjuti pihaknya, karena 14 orang ini statusnya merupakan warga Kabupaten Bantul.

“Mereka domisili Bantul. Kita lakukan swab test dan saat ini beberapa sudah masuk rumah sakit. Tapi, ada juga yang isolasi di rumahnya sendiri,” ucapnya.

“Namun, hari ini mereka dirujuk ke RS Lapangan, karena beberapa pasien di sana sudah keluar,” pungkas Oki.

www.tribunnews.com