JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Anggaran KONI Dipangkas, Persik Kendal Tak Bisa Ikuti Kompetisi, Dana Rp 2,4 Miliar Dialihkan untuk Tangani Covid-19

Ketua Koni Kendal, Subur Isnadi, saat memberikan keterangan kepada awak media belum lama ini. Foto : Istimewa
Ketua Koni Kendal, Subur Isnadi, saat memberikan keterangan kepada awak media belum lama ini. Foto : Istimewa

KENDAL, JOGLOSEMARNEWS.COM – Penyebaran virus corona telah menjadi fenomena global, termasuk di dunia olahraga. Dunia olahraga yang menjadi salah satu sarana berkumpul banyak orang mau tidak mau mulai terkena dampak wabah corona yang mulai naik daun pada Januari 2020.

Fakta tersebut mengharuskan anggarannya tahun ini dipotong hingga Rp2,4 miliar untuk mendukung percepatan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kendal, sehingga saat ini hanya tinggal Rp 1 miliar.

Ketua Koni Kendal, Subur Isnadi, menyampaikan, dana hibah untuk KONI dari Pemkab Kendal sebesar Rp 3,4 miliar dipotong Rp 2,4 miliar untuk penanganan Covid-19. Ia memastikan puluhan cabang olahraga (cabor) di Kendal sepertinya tidak akan bisa menggelar kegiatan menggunakan dana hibah Pemkab Kendal dengan anggaran yang hanya Rp 1 miliar. Salah satu dampak kegiatan yang paling besar adalah Cabor Sepak Bola yakni Persik Kendal.

Baca Juga :  Dapat Posisi Kanan, Cabup Petahana Grobogan, Sri Sumarni Langsung Ucapkan Alhamdulillah. Targetkan Raup 95 Persen  Suara

“Dengan anggaran tersebut tidak akan mencukupi untuk semua cabor untuk menggelar kegiatan perlombaan ataupun mengikuti kompetisi,” terang Subur, kemarin.

Ia melanjutkan lebih detail, anggaran minim tersebut nantinya hanya cukup untuk kegiatan kecil dan pengembangan SDM pelatih dan atlet saja. Ia juga memastikan dampak kegiatan yang paling besar adalah Cabor Sepak Bola yakni Persik Kendal.

“Dengan anggaran tersebut tidak bisa mengikuti kompetisi liga atau turnamen karena anggarannya dipotong habis,” sambung dia.

Baca Juga :  Wouw... Hutan Tinjomoyo Bakal Dilengkapi Jembatan Kaca

Subur menambahkan, Persik Kendal awalnya mendapatkan kucuran hibah sebesar Rp 750 juta. Anggaran tersebut akan digunakan untuk persiapan Liga 3 Nusantara. Pemangkasan dana hibah KONI dilakukan untuk mendukung tim percepatan penanganan Covid-19. Yakni dialihkan kepada Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Dengan anggaran kecil ini, kami masih melakukan rasionalisasi kegiatan yang bisa kami kerjakan,” tuturnya.

Sementara kegiatan latihan olah raga atletik maupun permainan yang harus menggunakan Stadion Baru Kendal sampai saat ini juga masih terkendala. Sampai saat ini Stadion masih ditutup untuk masyarakat umum maupun atlet.

“Kegiatan latihan dilakukan mandiri masing-masing cabor,” sambung dia. Satria Utama