JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Sesosok Mayat Pria Ditemukan Tergeletak di Persawahan Nglangon Sragen. Sepeda Motornya Terparkir di Jalan Dekat Sawah

Tim Polsek dan relawan saat melakukan olah TKP penemuan mayat di persawahan Nglangon, Sragen Kota, kemarin malam. Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Tim Polsek dan relawan saat melakukan olah TKP penemuan mayat di persawahan Nglangon, Sragen Kota, kemarin malam. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Warga Karangtengah, Sragen Kota, digemparkan dengan temuan sesosok mayat pria di lahan persawahan. Mayat pria paruh baya itu ditemukan tergeletak di tengah persawahan di belakang SPBU Nglangon, Karangtengah, Sragen.

Mayat pria malang itu kemudian terdeteksi bernama Paidi (65) warga
Kampung Kerisan RT 01/ 04, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sragen, Sragen.

Data yang dihimpun di lapangan, penemuan mayat itu terjadi Selasa (10/6/2020) tengah malam sekira pukul 23.00 WIB.

Mayat petani itu ditemukan kali pertama oleh dua orang warga yang tengah ronda malam yakni Nariyo (52) dan Suyatno (50).

Saat keduanya tengah ronda di pos ronda dekat lokasi kejadian, keduanya curiga dengan keberadaan sepeda motor Honda Grand AD 5219 TE di jalan dekat sawah.

Melihat motor terparkir malam-malam, keduanya penasaran dan kemudian mengenali motor itu milik korban yang notabene tetangga mereka.

Baca Juga :  Gawat, Terlanjur Naik Pesawat dan Tiba di Kalimantan, Pemuda asal Sragen Baru Ketahuan Swabnya Dinyatakan Positif Covid-19. Setelah Diswab Ulang Ternyata Hasilnya Mengejutkan!

Mereka pun berusaha mencari keberadaan korban dengan cara menyisir persawahan di belakang SPBU Nglangon. Sesampai di persawahan, mereka kaget melihat korban tergeletak di tengah persawahan dengan posisi terlentang.

“Saat dicek, korban sudah meninggal dunia. Kemudian mereka menghubungi pihak keluarga korban dan selanjutnya pelapor Polsek Sragen kota guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” papar Kasubag Humas Polres Sragen, AKP Harno, Rabu (10/6/2020).

Kapolsek Sragen, AKP Mashadi menguraikan dari keterangan pihak keluarga, korban kali terakhir meninggalkan rumah Senin (8/6/2020) sore sekitar pukul 15.00 WIB.

Korban pamit mencari jerami di persawahan untuk pakan ternak. Namun hingga berganti hari, korban tak kunjung pulang.

“Keluarga mengira korban menginap di rumah saudara atau famili lain. Karena sampai Selasa (10/6/2020) korban juga belum pulang ke rumah. Pihak keluarga berusaha mencari tapi tidak ketemu,” terangnya.

Baca Juga :  Terungkap Identitas Mayat Bersimbah Darah di Gading Tanon Sragen. Diketahui Berasal dari Geyer Grobogan, Berusia 67 Tahun

Sebelum akhirnya, beredar kabar di media sosial yang menyebutkan adanya temuan mayat di area persawahan di belakang SPBU Nglangon.

Tim relawan dari berbagai lembaga seperti SAR Himalawu, SAR Poldes, PSC 119 Sragen, PMI Sragen, BPBD Sragen bersama tim Inafis dari Polres Sragen dan lain-lain tiba di lokasi penemuan tubuh warga meninggal itu.

Petugas medis yang mengenakan balutan alat pelindung diri (APD) memeriksa tubuh korban. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Ruang Jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Kapolsek memastikan tidak ada tanda-tanda bekas penganiayaan di tubuh korban. Dia juga memastikan warga Sragen itu meninggal dunia bukan karena tersetrum jebakan tikus atau serangan virus corona.

“Kalau menurut keluarga korban tidak punya riwayat sakit jantung. Namun bisa jadi karena kelelahan atau sakit jantung. Saat cari jerami juga tidak bawa bekal minuman,” tandasnya. Wardoyo