JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Internasional

Berbekal Nasi Dibungkus Daun, Mahasiswi Ini Menginap di Atas Pohon Demi Bisa Mengikuti Ujian Daring

Ilustrasi rumah pohon / pixabay
Ilustrasi rumah pohon / pixabay

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM  –
Demi mengikuti ujian kuliahnya di tengah pandemi Virus Corona, seorang mahasiswi
di Malaysia terpaksa memanjat bukit dan tinggal semalaman di atas pohon demi mendapatkan koneksi internet.

Veveonah Mosibin (18), nama mahasiswi itu, tak punya pilihan lain ketika seluruh aktivitas belajarnya termasuk ujian dilakukan secara online di tengah pandemi ini.

Veveonah, mahasiswa di Universiti Malaysia Sabah tinggal di daerah pedesaan di negara bagian Sabah yang sulit mendapatkan koneksi internet yang lancar.

Apalagi saat wabah virus corona yang membuat perkuliahan dilakukan di rumah, sehingga kebutuhan koneksi internet jadi penting.

Baca Juga :  50 Negara Jatuh ke Jurang Resesi Gara-gara Pandemi Covid-19, Mulai dari Malaysia hingga Amerika Serikat. Ini Daftar Lengkapnya

Veveonah yang tinggal di desa terpencil di Sabanalang Pitas sekitar 200 kilometer dari kota Kinabalu, Sabah mengatakan adalah sebuah keberuntungan jika dapat tersambung dengan internet.

Saat paling berat ketika dia mengikuti ujian karena koneksi internet harus kuat dan tidak terganggu. Tidak ada pilihan Veveonah akan tidur di atas pohon selama 24 jam demi menyelesaikan ujiannya.

“Itu mengapa saya memilih mendaki bukit untuk belajar dan kemudian menantang diri sendiri untuk tidur di atas pohon 24 jam demi ujian saya,” kata perempuan itu sebagaimana dilaporkan Asia One, 16 Juni 2020.

Veveonah pun merekam perjuangannya mendapatkan koneksi internet di desanya dan mengunggahnya ke video channel YouTube. Video itu dalam tempo singkat viral dan ditonton lebih dari 110.000 kali.

Baca Juga :  50 Negara Jatuh ke Jurang Resesi Gara-gara Pandemi Covid-19, Mulai dari Malaysia hingga Amerika Serikat. Ini Daftar Lengkapnya

Di tayangan video tampak Veveonah mendaki bukit, naik ke atas pohon dengan hati-hati agar tidak disengat lebah.

Dia kemudian menata peralatannya di atas pohon termasuk tiga bungkus nasi dibalut daun untuk santapannya selama menginap di atas pohon, sebotol air, dan kelambu mencegah nyamuk menggigit tubuhnya.

Pagi hari mahasiswa ini turun dari pohon untuk kembali pulang ke rumah. Veveonah yang lahir dan besar di desa itu belajar bertahan hidup dari orang tuanya.

www.tempo.co