JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Bikin Pilu Berikut Curhat Lengkap Surani, TKW Asal Mojorejo Sragen Yang Jadi Korban Kekejaman Majikannya di Arab Saudi. Berulang Kali Sebut Tolong Saya Pak! 

Surani, TKW asal Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang 18 tahun tak bisa pulang dan diperlakukan tak manusiawi oleh majikannya. Foto/Istimewa
Surani, TKW asal Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang 18 tahun tak bisa pulang dan diperlakukan tak manusiawi oleh majikannya. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kisah pilu Surani (45), tenaga kerja wanita (TKW) asal Dukuh Ngembat, RT 21/10, Desa Mojorejo, Kabupaten Sragen yang mendapat perlakuan kejam dari majikannya di Arab Saudi, dipastikan segera berakhir.

TKW yang sudah 18 tahun tak bisa pulang dan kerap disekap majikannya itu, kini dikabarkan sudah berhasil diselamatkan oleh tim konsulat jenderal RI di Jeddah, Arab Saudi.

Dia tinggal menunggu pengurusan administrasi untuk kepulangannya ke Indonesia.

Kisah pilu penderitaan Surani terungkap setelah video keluh kesahnya ramai memantik empatu di media sosial. Video berdurasi 1 menit 22 detik ini awalnya diupload oleh akun Facebook Ahyar Doank, dan ramai dibagikan di beberapa grup Facebook pada Kamis (25/6/2020) lalu.

Baca Juga :  Hindari Cewek Bakul Jamu, Mobil Honda Brio Malah Mandi Lumpur Nyemplung Sawah di Singopadu Sidoharjo Sragen

Dalam video tersebut, tampak Surani berada di sebuah kamar, menceritakan kondisi yang dia alami termasuk perlakuan sadis yang dilakukan oleh majikannya.

Berikut penuturan lengkap Surani dalam video tersebut:

Assalamualaikum, kepada bapak-bapak yang terhormat yang di KJRI Jeddah, saya mohon bantuan kepada bapak. Saya di sini sudah 18 tahun saya nggak pernah dipulang-pulangkan sama majikan. Saya minta pulang nggak dipulang-pulangkan, dan saya 18 tahun disini gaji cuma seribu (Saudi Riyal), sekarang saya sering dikunci di kamar dua hari atau sehari, kadang dikasih makan kadang enggak. Majikan saya NS, yang laki-laki SAH. Saya di (wilayah) Al Samer, pak. Dan saya dari Indonesia, Jawa Tengah. Desa saya Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen. Saya mohon kepada bapak, minta bantuan kepada bapak, tolong saya pak. Saya sudah pingin pulang, sama majikan nggak dipulang-pulangin. Saya sudah 18 tahun disini pak, mohon sekali lagi ya pak, mohon bantu saya. Terimakasih banyak pak pertolongannya.”

Kabar itu dibenarkan adik kandungnya, Purwanto (41). Ditemui di rumahnya Mojorejo, Selasa (30/6/2020), Purwanto tak menampik sering mendapat curhat terkait kondisi kakak kandungnya yang mendapat perlakuan tak manusiawi dari majikannya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua