JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Bikin Resah Warga, 92 Sepeda Motor Berknalpot Brong Diangkut Polisi di Karanganyar. Kasat Lantas: Tak Akan Dikeluarkan Kalau Tak Diganti Standar!

Polisi saat mengamankan puluhan motor brong yang meresahkan warga, Senin (1/6/2020). Foto/Wardoyo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Polisi saat mengamankan puluhan motor brong yang meresahkan warga, Senin (1/6/2020). Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Puluhan sepeda motor yang menggunakan knalpot tidak standar atau knalpot brong diamankan Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Karanganyar, saat melintas di Tawangmangu, Senin (01/06/2020).

Puluhan sepeda motor ini, dengan menggunakan 3 truk, langsung dibawa ke kantor Satlantas, untuk proses hukum selanjutnya.

Sebelumnya, Satlantas Polres Karanganyar, juga mengamankan sebanyak 92 kendaraan yang menggunakan knalpot brong di wilayah Karanganyar Kota.

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, melalui Kasat Lantas AKP Dewi Endah Utami, menyatakan, razia motor knalpot brong untuk lebih menjaga keamanan dan kenyamanan warga masyarakat dan pengguna jalan lainnya.

Baca Juga :  Terhantam Pandemi Covid-19,  Mata Trans Kehilangan Omset Rp 19 Miliar. Masih Bisa Bagikan CSR untuk Masyarakat

Selain itu, penilangan dilakukan karena pengendara tidak dapat menunjukkan kelengkapan surat kendaraan, serta Surat Ijin Mengemudi (SIM).

“Motor berknalpot brong sangat mengganggu dan meresahkan warga. Seluruh kendaraan yang terjaring razia, kita bawa ke Mapolres. Kendaraan ini bisa diambil, kalau suratnya lengkap. Untuk yang pakai knalpot brong, harus diganti dengan yang standar,” paparnya Senin (1/6/2020).

Baca Juga :  SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar Bekali Guru dengan UU Perlindungan Anak. Antisipasi Agar Guru Tak Mudah Terjerat Hukum

Kasat Lantas menambahkan pihaknya akan terus melakukan razia, terutama menjelang penerapan new normal ditengah pandemi Covid-19.

Menurutnya, penindakan terhadap pelanggar aturan lalu lintas, akan menjadi fokus utama.

“Kami mendorong kepada seluruh masyarakat pengguna jalan, tetap mematuhi peraturan lalu lintas. Kecelakaan lalu lintas, berawal dari pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara,” tegasnya. Wardoyo