JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Semarang

Beredar Foto Hoax Longsor di Tol Semarang-Solo, Jalur di Titik Longsor Sudah Bisa Dilewati

Foto hoax logsor Tol Semarang-Solo. Foto: Dok PUPR
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Foto hoax logsor Tol Semarang-Solo. Foto: Dok PUPR

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM —Jalur jalan tol Semarang-Solo mengalami longsor di titik Km 426+600 arah Jakarta. PT Jasa Marga Persero melalui PT Trans Marga Jateng (TMJ) telah melakukan pembersihan longsoran yang menimbun satu sisi jalan dan sudah bisa digunakan kembali.

Hanya saja, saat ini beredar di media sosial foto-foto mengenai longsor yang menutupi seluruh jalur jalan tolo Semarang-Solo tersebut. Foto palsu longsor Jalan Tol Semarang-Solo itu beredar di grup-grup Whatsapp dan laman media sosiall lainnya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengimbau kepada warganet (netizen) dan masyarakat untuk mengabaikan foto hoaks dampak longsor di Jalan Tol Semarang-Solo Km 426+600 arah Jakarta yang beredar melalui Whatsapp dan media sosial lainnya.

Baca Juga :  Respons Cepat Bupati Wihaji Beri Kemudahan Sektor Investasi, Konsep TOD Satu Paket dengan KIT Batang
Foto titik longsor dan kondisi yang sebenarnya. Foto: Dok PT TMJ

“Mau menginfokan, jika kamu mendapatkan foto seperti berikut terkait longsor di Jalan Tol Semarang-Solo, mohon diabaikan saja, karena foto tersebut merupakan hoax,” menurut keterangan daring Kementerian PUPR seperti dikutip dari akun resmi Twitter, @KemenPU di Jakarta.

Selain itu, Kementerian PUPR juga menambahkan bahwa pengguna jalan yang menggunakan Jalan Tol Semarang-Solo, mohon untuk tetap berhati-hati, menaati rambu-rambu, dan memantau kondisi lalu lintas secara aktif.

Sebelumnya PT Jasa Marga (Persero) Tbk. melalui PT Trans Marga Jateng (TMJ) menegaskan bahwa foto dampak longsor di Jalan Tol Semarang-Solo Km 426+600 arah Jakarta yang beredar melalui Whatsapp Group dan media sosial lainnya adalah hoaks. Pihak Trans Marga Jateng menegaskan bahwa foto yang beredar tersebut adalah hoaks karena tidak menggambarkan kondisi sebenarnya.

Baca Juga :  Pandemi Covid-19, Angka Kehamilan di Kabupaten Semarang Melonjak

Menurut Trans Marga Jateng, longsor memang benar terjadi pada lokasi jalan tol tersebut pada Sabtu (30/5) pukul 22.48 WIB. Kondisi dampak longsor yang sebenarnya dapat dilihat melalui foto udara dari petugas di lapangan yang diambil hari ini, Minggu (31/5) pada pukul 08.20 WIB.

Berdasarkan informasi terbaru, satu lajur di lokasi kejadian telah dapat digunakan dengan aman oleh pengguna jalan. PT Trans Marga Jateng (TMJ) selaku pengelola Jalan Tol Semarang-Solo dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang serta jajaran Polres Semarang terus melakukan pembersihan longsoran di lokasi kejadian untuk memastikan keamanan pengguna jalan.(ASA)

 

www.republika.co.id