JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Derita Surani, TKW Asal Sragen Jadi Korban Kekejaman Majikan di Arab Saudi. 18 Tahun Tak Bisa Pulang, Sering Disekap dan Dikunci di Kamar Tanpa Diberi Makan

Surani, TKW asal Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang 18 tahun tak bisa pulang dan diperlakukan tak manusiawi oleh majikannya. Foto/Istimewa
Surani, TKW asal Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang 18 tahun tak bisa pulang dan diperlakukan tak manusiawi oleh majikannya. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Kabar miris pahlawan devisa datang dari Karangmalang, Sragen. Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Dukuh Ngembat RT 21/10, Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen bernama Surani harus mengalami nasib memilukan.

TKW yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga di Arab Saudi itu harus menjadi korban kekejaman majikannya. Kisah pilu Surani terkuak ketika ia memberanikan diri mengungkap nasibnya lewat video yang diunggah ke media sosial.

Video itu kemudian diupload oleh Ahyar dan kemudian sampai ke pihak keluarga dan pemerintah desa. Dalam curhatnya, Surani (45) mengaku sudah 18 tahun tidak bisa pulang karena tidak diperbolehkan majikannya.

Baca Juga :  Awas, Horor Jalur Gabugan- Sumberlawang Sragen Makin Rajin Makan Korban. Dari Pemotor Patah hingga Panther Masuk Lubang Langsung Meletus

Ia mengaku hanya digaji 1.000 perbulan oleh majikan barunya, anak dari majikannya yang lama.

“Saya sudah 18 tahun tidak bisa pulang. Tidak dibolehkan oleh majikan. Saya jarang dikasih makan, sering dikunci dikamar. Dua hari dikunci di kamar. Saya pingin pulang Pak. Mohon bisa dibantu agar saya bisa pulang,” kata Surani dalam videonya.

Dalam uraiannya, disebutkan bahwa Surani binti Prapto Suratno tercatat kelahiran di Dusun Ngembat RT /RW 21/10, Desa Mojorejo, Kecamatan  Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Baca Juga :  Mbah Samiyem Jadi Korban Tewas ke- 20 yang Kesetrum Jebakan Tikus di Sragen. Berikut Daftar Lengkapnya!

Namun ia tidak mengetahui pasti data diri sesuai pasport dan baru 10 bulan bekerja pada anak majikannya.

Selama bekerja pada majikan terdahulu dirinya diperlakukan dengan sangat baik. Nasibnya seketika berubah setelah ikut dengan anak majikan sekarang.

Menurut pengakuan Surani, sudah bekerja 18 tahun dengan gaji 1000 setiap perbulan dan sama sekali belum pernah dipulangkan ke kampung halamannya.

Halaman selanjutnya

Halaman :  1 2 Tampilkan semua