JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dihantam Covid-19, Jalan Tol Solo-Ngawi Kehilangan Pendapatan Rp 600 Juta Perhari. Jumlah Kendaraan Melintas Berkurang 10.000 Perhari

Dory Harsa saat melambaikan tangan ketika melintasi petugas penyekatan jalur di Exit Tol Pungkruk, Sragen, Jumat (29/5/2020). Foto/Wardoyo
PPDB
PPDB
PPDB

Dory Harsa saat melambaikan tangan ketika melintasi petugas penyekatan jalur di Exit Tol Pungkruk, Sragen, Jumat (29/5/2020). Foto/Wardoyo 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejak pandemi virus corona (Covid-19) PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) mengalami penurunan pendapatan hingga mencapai Rp 600 juta per hari.

Direktur keuangan PT JSN, Yudi Wahyudin usai menyerahkan bantuan ke empat terhadap warga terdampak Covid-19 di Karanganyar menjelaskan, dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, kendaraan berbagai jenis yang melintas di jalan tol mengalami penurunan.

Baca Juga :  Catat! Ini Aturan Baru Hajatan di Karanganyar. Hanya Siang Hari, Tanpa Setting Kursi, Tanpa Salaman

Menurutnya dalam kondisi normal, kendaraan yang melintas mencapai 16.000 per hari dengan pendapatan sebesar Rp 1,5 miliar.

Saat ini, selama pandemi covid-19 dan pembatan kendaraan yang melintas luar kota, hanya tersisa antara 5.000 sampai 6.000 kendaraan yang melintas.

Baca Juga :  Pemuda Katolik Diharapkan Berperan  di Dalam Maupun Luar Gereja

Hal itu berdampak pada merosotnya pendapatan hingga tinggal Rp 900 juta per hari. Disisi lain, pemberian keleluasaan dengan new normal memang belum berdampak signifikan terhadap pengguna jalan tol.

“Penurunan ini sangat terasa. Penghasilan yang diperoleh, hanya cukup untuk biaya operasional,” paparnya kepada wartawan, Jumat (05/06/2020). Wardoyo