JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Dihantam Covid-19, Jalan Tol Solo-Ngawi Kehilangan Pendapatan Rp 600 Juta Perhari. Jumlah Kendaraan Melintas Berkurang 10.000 Perhari

Dory Harsa saat melambaikan tangan ketika melintasi petugas penyekatan jalur di Exit Tol Pungkruk, Sragen, Jumat (29/5/2020). Foto/Wardoyo

IMG20200529143205 816x612 1
Dory Harsa saat melambaikan tangan ketika melintasi petugas penyekatan jalur di Exit Tol Pungkruk, Sragen, Jumat (29/5/2020). Foto/Wardoyo 

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Sejak pandemi virus corona (Covid-19) PT Jasa Marga Solo Ngawi (JSN) mengalami penurunan pendapatan hingga mencapai Rp 600 juta per hari.

Direktur keuangan PT JSN, Yudi Wahyudin usai menyerahkan bantuan ke empat terhadap warga terdampak Covid-19 di Karanganyar menjelaskan, dalam kurun waktu 3 bulan terakhir, kendaraan berbagai jenis yang melintas di jalan tol mengalami penurunan.

Baca Juga :  Diberlakukan Per 1 Januari, Stok Materai Rp 10.000 Masih Langka, Masyarakat Masih Bisa Gunakan Materai Lama dengan Nominal Menyesuaikan

Menurutnya dalam kondisi normal, kendaraan yang melintas mencapai 16.000 per hari dengan pendapatan sebesar Rp 1,5 miliar.

Saat ini, selama pandemi covid-19 dan pembatan kendaraan yang melintas luar kota, hanya tersisa antara 5.000 sampai 6.000 kendaraan yang melintas.

Baca Juga :  Hadapi Pilkada 2024, Ketua DPC PDIP Karanganyar Bagus Selo Tegaskan Calon Bupati Mutlak Harus  Berasal Dari Kader Internal

Hal itu berdampak pada merosotnya pendapatan hingga tinggal Rp 900 juta per hari. Disisi lain, pemberian keleluasaan dengan new normal memang belum berdampak signifikan terhadap pengguna jalan tol.

“Penurunan ini sangat terasa. Penghasilan yang diperoleh, hanya cukup untuk biaya operasional,” paparnya kepada wartawan, Jumat (05/06/2020). Wardoyo