JOGLOSEMARNEWS.COM Nasional Jogja

DIY 3 Hari Nihil Kasus Positif Covid-19, 5 Juni 2020 Seorang Ibu yang Baru Melahirkan Dinyatakan Positif

Ilustrasi positif covid-19. Foto/Pixabay
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

YOGYAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Setalah tiga hari beruntun di DIY nol kasus positif Covid-19, pada Jumat (5/6/2020) ada satu kasus baru. Kasus baru ini tercatat sebagai kasus 240 yakni perempuan usia 29 tahun warga Kota Yogyakarta.

Bertambahnya kasus baru ini membuat jumlah kasus positif Covid-19 di DIY sebanyak 238 kasus. Juru Bicara Pemda DIY untuk Penanganan Covid-19 Berty Murtiningsih menjelaskan bahwa kasus 240 memiliki riwayat perjalanan dari Jakarta dan tiba di Yogyakarta pada 1 Juni 2020.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, kasus 240 datang ke Yogya dengan tujuan untuk melahirkan.

“Berdasarkan laporan rumah sakit, kasus 240 masuk rumah sakit pada 2 Juni, lalu melahirkan (di tanggal yang sama),” ungkapnya, Jumat (5/6/2020).

Berhubung kasus 240 datang dari Jakarta, maka sebelum ia melahirkan juga dilakukan pengambilan swab untuk tes PCR.

Baca Juga :  SMKN 1 Girisubo Gunungkidul DIY Gelar Uji Sertifikasi Kompetensi untuk 4 Kompetensi Keahlian

Hasil positif keluar pada 5 Juni 2020 atau setelah kasus 240 berhasil melahirkan anaknya yang berjenis kelamin perempuan.

“Kondisi bayi yang dilahirkan sehat, lahirnya spontan (normal). Belum diuji lab (untuk swab bayi),” ungkapnya.

Ia mengatakan bahwa saat ini, bayi perempuan tersebut telah diizinkan meninggalkan rumah sakit dan telah dibawa pulang oleh anggota keluarganya.

Sementara untuk sang ibu, masih harus berada di rumah sakit untuk menjalani rangkaian perawatan pemulihan pasca melahirkan sekaligus menyembuhkan Covid-19 yang diidapnya.

Berty menambahkan, tenaga medis di rumah sakit yang menangani persalinan kasus 240 telah menjalankan protokol kesehatan meski saat itu hasil swab belum keluar.

“Rumah sakit telah memberlakukan SOP untuk hal ini. Tracing tetap dilakukan setiap ada kasus terkonfirmasi,” ungkapnya.

Kepala BBTKLPP Yogyakarta Irene menambahkan bahwa sampai saat ini belum ada penelitian atau laporan bahwa Covid-19 dapat menular melalui ASI.

Baca Juga :  BPPTKG: Waktu Erupsi Gunung Merapi Makin Dekat. Ini Tanda-tandanya

Meski demikian, ia mengatakan risiko bayi tertular infeksi Covid-19 dari ibunya tetap ada.

“Penularan mungkin terjadi ketika ibu menyusui yang terjangkit virus Corona menyentuh bayinya dengan tangan yang belum dicuci, juga ketika ibu menyusui batuk atau bersin di dekat bayinya,” bebernya.

Laporan konfirmasi kasus Covid-19 di DIY per 5 Juni 2020 adalah total PDP sebanyak 1.589 orang di mana 110 orang masih menjalani perawatan.

Berdasarkan hasil lab, 238 orang dinyatakan positif (175 orang sembuh, 8 orang meninggal dunia), 1.191 orang dinyatakan negatif, dan masih menunggu hasil lab sebanyak 160 orang (18 orang meninggal dunia).

Sementara itu, total ODP yang tersebar di seluruh DIY yakni 6.917 orang.

www.tribunnews.com