JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kasus Positif Covid-19 di Grobogan Kembali Melonjak, Lima Balita Terpapar Virus Corona

Ilustrasi positif corona. Pixabay

GROBOGAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Secara tidak terduga, Corona Virus Disease 2019 atau COVID-19 kembali menyerang Kabupaten Grobogan. Dalam dua hari penambahan penderita virus corona sangat mencengangkan, yakni 19 kasus. Tercatat, pada Selasa (16/6/2020) sore ini, kasus positif bertambah 14 orang.

Sedangkan satu hari sebelumnya, Senin (15/6/2020) telah terjadi penambahan 5 kasus baru. Kondisi ini telah membuktikan bahwa sulit sekali untuk mengetahui orang-orang yang membawa virus Corona, penyebab penyakit Covid-19.

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Endang Sulistyoningsih, Selasa (16/6/2020) sore, mengungkapkan, lima pasien dari 14 positif Covid-19 merupakan balita, dua di antaranya masih bayi.

“Kelima balita positif Covid-19 adalah, MH, 1, Katong, Kecamatan Toroh, RA, 2, Bandungsari, Kecamatan Ngaringan, dan A, 3, Rawoh, Kecamatan Karangrayung. Kemudian MF bayi berusia 2 bulan, Pendem, Kecamatan Ngaringan, dan N, 1 bulan, Sumberjosari, Kecamatan Karangrayung,” terang dia.

Menurut dia, lonjakan pasien ini terjadi dalam dua hari. Menurut dia, penambahan kasus positif telah menambah daerah transmisi lokal penularan Covid-19. Sementara itu, hanya di Kecamatan Karangrayung yang menjadi lokasi transmisi lokal penularan Covid-19, kini bertambah di Kecamatan Gubug, Kecamatan Tegowanu.

“Sebanyak 14 kasus positif yang terkonfirmasi Selasa (16/6/2020), lima di antaranya sebelumnya merupakan PDP. Sementara, sembilan lainnya dalam perawatan medis di RSUD dr Raden Soedjati Soemodiardjo dan RSUD Ki Ageng Getas Pendowo,” terang dia.

Baca Juga :  Terima Kunjungan Pejabat Bank Indonesia, Bupati Koko Tegaskan Dukung Penggunaan Uang Digital

Ia juga menyebutkan, ke-14 pasien covid-19, yakni pria 57 tahun yang dirawat di RS Wongsonegoro dan pria 62 tahun yang dirawat di RS Tlogorejo Semarang.

Dua orang lagi dari dari Kecamatan Tanggungharjo. Masing-masing, perempuan usia 49 tahun yang dirawat di RS Wongsonegoro dan perempuan 71 tahun yang dirawat di RSUP dr Kariadi. Satu lagi adalah pria berusia 43 tahun dari Kecamatan Gubug yang saat ini dirawat di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug.

Sedangkan, Lima meninggal dunia dan sebelumnya merupakan PDP. Kemudian, lima bayi dan satu tenaga kesehatan. Beberapa di antara mereka pernah bersinggungan dengan pasien sebelumnya.

Dengan penambahan itu, maka total kasus positif Covid19 di Grobogan menjadi 52 orang. Dengan rincian sembilan orang meninggal dunia, 14 orang sembuh dan 29 orang dalam perawatan medis.

Di luar kasus baru itu, sebelumnya masih ada 15 pasien yang masih dalam perawatan ini. Dari jumlah ini, sebanyak lima orang dirawat di RSUD Purwodadi. Kemudian, di RSPAW Salatiga, RSI Kudus, dan Moewardi Solo masing-masing ada satu orang yang dirawat dan dua orang dirawat di RS Wongsonegoro Semarang. Selanjutnya, dua orang di RS PKU Muhammadiyah Gubug, satu orang di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug, dan dua orang lagi di RSUD Ki Ageng Selo Wirosari.

Baca Juga :  Evaluasi Penegakkan Protokol Kesehatan, Inilah Pesan Ganjar untuk Kepala Satpol PP se-Jateng

Sedangkan kelima pasien positif yang terkonfirmasi pada Senin (15/6/2020) tersebut dua orang di antaranya berasal dari Kecamatan Tegowanu. Yakni, pria 57 tahun yang dirawat di RS Wongsonegoro dan pria 62 tahun yang dirawat di RS Tlogorejo Semarang.

“Selanjutnya, dua orang lagi dari dari Kecamatan Tanggungharjo. Masing-masing, perempuan usia 49 tahun yang dirawat di RS Wongsonegoro dan perempuan 71 tahun yang dirawat di RSUP dr Kariadi. Satu lagi adalah pria berusia 43 tahun dari Kecamatan Gubug yang saat ini dirawat di RSUD Ki Ageng Getas Pendowo Gubug,” papar dia.

Ia menambahkan, dari total 14 pasien positif covid-19, lima di antaranya masih balita. Bahkan, dua di antaranya merupakan bayi berusia 1 bulan dan 2 bulan.
Selain itu, ada lima pasien positif yang sudah meninggal dunia.

“Dengan penambahan itu, maka total kasus positif Covid19 di Grobogan menjadi 52 orang. Dengan rincian sembilan orang meninggal dunia, 14 orang sembuh dan 29 orang dalam perawatan medis,” sambung dia. Satria Utama