JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

New Normal, Pemkot Solo Akan Buka Kembali Tempat Wisata Outdor dengan Aturan Ketat

Wahana terbaru koleksi TSTJ yakni Kolam Keceh yag baru saja diresmikan penggunaannya. Foto : dok
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo memastikan akan segera membuka kembali tempat wisata di Kota Solo saat new normal. Tempat wisata yang menjadi prioritas dibuka yaitu wisata luar ruangan atau outdoor.

Wali kota Solo, FX Hadi Rudyatmo menyebutkan, segera setelah penerapan new normal dilakukan maka wisata Kota Solo dibuka untuk umum. Namun pembukaan tempat wisata dilakukan dengan tidak meninggalkan protokol kesehatan dan kebijakan lain demi mencegah penyebaran virus covid-19.

“Pembukaan lokasi wisata akan dilakukan secara bertahap, disesuaikan dengan perkembangan pandemi. Yang pasti menjadi prioritas dibuka ya wisata luar ruangan seperti Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) atau Taman Balekambang,” urainya, Rabu (3/6/2020).

Baca Juga :  Apes, Pinjam Uang untuk Bayar Kuliah Anak, Tas Penjual Sayur di Pasar Legi Malah Dicuri, Uang Rp 19 Juta Melayang, Pelaku Terekam CCTV

Protokol kesehatan menjadi kewajiban yang harus diterapkan di lokasi wisata. Kemudian jumlah pengunjung juga masih akan dibatasi selam masa pandemi. Jumlah pengunjung yang diperbolehkan masuk tidak lebih dari 50 persen dari kapasitas tempat wisata.

“Untuk TSTJ, harus diprioritaskan bagi pengunjung yang sudah membeli tiket donasi. Malah mudah nanti, jadi dijadwal, tiket dengan nomor sekian sampai sekian bisa.masuk TSTJ tanggal sekian. Jika kapasitasnya 200 orang, maka yang diperbolehkan masuk 100 orang maksimal,” imbuhnya.

Baca Juga :  PDIP Banjarsari Solo Tetap Solid Dukung Purnomo-Teguh

Sementara untuk lokasi wisata indoor atau dalam ruangan, Rudy belum bisa memastikan untuk pembukaannya.

Sebelumnya, TSTJ telah berhasil menjual 40 ribuan lembar tiket donasi selama pandemi korona ini. Hasil penjualan tiket tersebut digunakan untuk memenuhi kebutuhan pakan hewan di sana.

“Sejak KLB Solo, TSTJ tutup. Otomatis pemasukan kami nol. Namun bantuan datang dari Pemkot Solo dan masyarakat. Termasuk melalui tiket donasi dimana tiket tersebut bisa digunakan hingga Desember 2020,” tukas Direktur Utama TSTJ Solo, Bimo Wahyu. Prihatsari