JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Wonogiri

Pihak SMAN 1 Wonogiri Akui Ada Belasan Pendaftar yang Memakai Surat Keterangan Domisili Akal-akalan, Endingnya Diminta Mencabut Berkas

WONOGIRI, JOGLOSEMARNEWS.COM — Pihak SMAN 1 Wonogiri mengakui ada belasan surat keterangan domisili (SKD) yang mencurigakan. Sekolah menyatakan telah melakukan penelusuran dan mengambil tindakan tegas.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Wonogiri Warsino menjelaskan, sekolah sudah dapat kabar soal SKD mencurigakan itu. Kemudian, dari hasil rapat daring dengan Dinas Pendidikan Provinsi yang diukuti kepsek dan panitia PPDB ada laporan dari masyarakat soal itu.

“Kemudian kami diperintahkan untuk menindaklanjuti,” ungkap dia, Senin (22/6/2020).

Setelah dilakukan penyisiran data ada sebanyak 13 calon murid yang disinyalir menggunakan SKD mencurigakan alias akal-akalan tersebut. Dia mengaku sempat kesulitan melacak data by name by addres, sebab pihaknya tak memiliki kunci akses. Lalu, setelah diberikan kunci account dari Dinas Pendidikan Provinsi, data ketiga belas calon murid dapat diketahui dengan jelas.

Baca Juga :  Update COVID-19 Sukoharjo, Pasien Meninggal Kini Mencapai 24 Orang, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif COVID-19 Meroket Lagi di Angka 566

Ketua PPDB SMAN 1 Wonogiri itu mencontohkan SKD akal-akalan. Misalnya ada yang memakai SKD di Kecamatan Wonogiri padahal rumahnya di Kecamatan Baturetno, namun SMP-nya di Baturetno itu tidak wajar. Murid yang bersangkutan juga tidak lajo dari Wonogiri menuju Baturetno.

Baca Juga :  Miris, 20 Warga Kecamatan Batuwarno Wonogiri Terjaring Razia Karena Kedapatan Tidak Memakai Masker, Langsung Diberikan Sanksi ini

“Sejak tadi pagi, orang tua calon wali murid (yang menggunakan SKD akal-akalan) kami undang ke sini. Lalu, kami suruh membuat surat pernyataan untuk mencabut berkas pendaftaran daripada nantinya akan dihapus sistem,” beber dia.

Dari sebanyak 13 SKD yang dinilai pihaknya mencurigakan, dua diantaranya terbukti benar-benar berdomisili di Wonogiri, sisanya mencabut pendaftaran. Aria