JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Solo

Selain Polisi, 34 Tahanan Titipan Polresta Solo Juga Dirapid Test

Polresta Surakarta mengadakan rapid test kepada para anggotanya, Selasa (02/05/20). Foto: JSNews/Prabowo
Madu Borneo
Madu Borneo
Madu Borneo

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polresta Surakarta melakukan rapid test massal di Mapolres setempat, Selasa (02/05/20). Total ada 320 orang yang terdiri dari anggota kepolisian yang bertugas di lapangan dan tahanan.

Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai menjelskan ada 34 tahanan polres juga ikut dirapid test. Mereka ditest secara bersamaan untuk mendeteksi awal ada tidaknya gejala Covid-19.

“Mereka kan ditahan di lingkungan kerja kita, jadi kita pastikan kondisinya baik-baik saja. Makanya kita sisipkan juga tahanan agar dirapid,” kata Andy, Selasa (02/06/20).

Baca Juga :  Awas, Malam Ini Polresta Surakarta Gelar Razia Besar-besaran Sampai Besok Pagi. Kerahkan 510 Personel, Ini Sasarannya!

Andy memaparkan, rapid test tahanan polresta sebagai persiapan sebelum nantinya dipindahkan ke Rutan Klas 1A. Sebagaimana diketahui, rutan mulai menerima kembali narapidana berkeputusan tetap.

“Nanti kalau dilimpahkan ke Rutan kita juga sudah mempunyai keterangan bahwa mereka kondisinya sehat. Kalau nanti terbukti ada yang mengarah terpapar, akan dilanjutkan sesuai Standard Operasional Prosedur (SOP), termasuk tindak-lanjut dengan test swab dan sebagainya,” tegas dia.

Seperti diketahui, Rutan Klas 1A dijadwalkan kembali menerima narapidana baru mulai hari ini. Berbagai persiapan hingga simulasi juga dilakukan.

Baca Juga :  Peduli Seniman Solo Raya, Nanti Malam Penyanyi Dangdut Papan Atas Denny Caknan Hingga Happy Asmara Akan Galang Dana

Narapidana dengan status hukum inkrah lebih dulu menjalani prosedur berbagai pemeriksaan dari petugas khusus. Salah satunya wajib membawa hasil rapid test yang menunjukkan hasil non reaktif.

Kepala Rutan Klas IA Surakarta, Soleh Joko Sutopo menjelskan tahanan yang diterima hanya yang sudah berputusan inkrah.

“Sejauh ini yang berkasnya sudah P21 dari tiga wilayah hukum ada sekitar 108. Mulai dari Karanganyar, Sukoharjo, dan Solo,” tegasnya. Prabowo