JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

9 Warga Miri Sragen Diswab Test Usai Kontak Santri dari Ponpes Wonogiri. Enam Warga Gemolong Juga Diswab Setelah Terlacak Kontak dengan Dokter Positif Covid-19

Ilustrasi rapid test covid-19. Foto/Wardoyo
Ilustrasi rapid test covid-19. Foto/Wardoyo

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Tim DKK Sragen menggencarkan swab test usai melakukan tracking terhadap orang yang memiliki riwayat kontak dengan zona atau pasien positif covid-19 beberapa hari terakhir.

Salah satunya, 9 orang warga Miri Sragen yang terlacak punya riwayat kontak dengan santri dari Ponpes Jatisrono Wonogiri. Selain itu ada enam warga di Gemolong yang juga diswab usai terlacak kontak erat dengan salah satu dokter yang positif covid-19 di RSUD Dr Soeratno Gemolong.

Kepala DKK Sragen, Hargiyanto mengatakan mereka menjalani swab test pada Senin (20/7/2020) di Technopark Sragen. Swab test dilakukan dari hasil tracking dan memiliki riwayat kontak dengan pasien positif Covid-19.

Baca Juga :  Sama Seperti Gibran, Cabup Petahana Sragen Juga Akui Punya Hutang Rp 1,5 Miliar Untuk Bayar Cicilan KPR. Ini Lokasi Rumah Kreditannya! 

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) DKK Sragen, Sri Subekti, menjelaskan total ada 30 orang yang dilakukan swab test pada Senin (20/7/2020) kemarin.

Mereka terdiri dari tiga kelompok hasil tracking yang sudah dilakukan. Di antaranya ada 9 orang di Miri yang terlacak ada riwayat kontak setelah berkumpul dengan anak mereka yang menjadi santri di Ponpes Jatisrono Wongiri.

“Jadi karena menengok itu kemudian mereka kan kumpul dengan keluarga sehingga harus dilakukan swab test. Sekarang setiap hasil tracking langsung diswab, bukan dirapid lagi,” paparnya kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (22/7/2020).

Baca Juga :  Vitamin D Disebut Bantu Kurangi Risiko Komplikasi Akibat Covid-19

Selain dari Miri, swab juga dilakukan terhadap 10 orang yang terlacak kontak erat dengan pedagang Pasar Gemolong yang positif covid-19.

Selain itu, juga dilakukan swab terhadap 6 orang yang kontak erat dokter positif Covid-19 di RSUD dr. Soeratno Gemolong.

“Selain itu ada ada lima orang yang ikut swab test karena reaktif berdasarkan rapid test mandiri, yakni dari Sukodono, Sumberlawang, Plupuh, Tanon, dan RSD Technopark Sragen,” tandasnya.

Untuk hasil swab test, akan diketahui dalam beberapa hari ke depan. Wardoyo