JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Demi Kenormalan Baru, Hotel Solo Populerkan Tagar #dihotelaja

Dok Alila Solo
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Hotel-hotel Solo mempopulerkan tagar #dihotelaja demi menghadapi konsep kenormalan baru. Tagar tersebut diharapkan mampu memberi semangat baru pengusaha di bidang pariwisata dan hotelier yang ada di Solo.

Melalui talk show yang digelar lewat aplikasi zoom, Jumat (3/7/2020), semangat perhotelan menghadapi pandemi dimulai. GM Best Western Premier Solo baru, Oji Fahrurrazi mengatakan, di masa pandemi saat ini menjadi tantangan tersendiri untuk dunia pariwisata, khususnya untuk perhotelan.

“Industri perhotelan sudah lebih dini mempersiapkan era new normal, terbukti semua hotel sudah mulai menerapkan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah,” ujarnya.

Pada talk show zoom kali ini para General Manager di Soloraya membangkitkan semangat menghadapi pandemi dengan tema ‘Spirit in New Normal viralkan #dihotelaja’.

Baca Juga :  Purnomo Akui Sudah Ditemui Cucu Raja Keraton Solo BRA Poetri Wulan Sari, Terkait Pilkada?

“Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan semangat baik kepada hotelier, para pelaku di industri pariwisata maupun kepada masyarakat, sekaligus menyebarkan kesiapan hotel di Solo Raya untuk menyambut New Normal bagi para wisatawan. Solo siap untuk menyambut event maupun wisatawan dengan protokol kesehatan yang sesuai dengan aturan New Normal,” imbuh GM Favehotel, Ika Florentina.

Mereka mengungkapkan, perhotelan adalah industri yang paling siap untuk itu, dibanding dengan rumah makan maupun restoran yang belum semua nya siap dengan protokol new normal. Hal ini menjawab pertanyaan dari travel agent maupun event organizer yang akan membawa tamu ke Solo, serta menyelenggarakan agenda MICE di Kota Solo.

Baca Juga :  Jelang Pilkada Solo 2020, PAN Pertimbangkan Tawaran PKS Untuk Koalisi

“Bahkan berdasarkan pantauan dari Gugus Tugas Covid 19, saat ini sudah ada sekitar 50an hotel yang sudah di inspeksi sesuai audit standar new normal dan 28 diantaranya sudah mendapatkan Rekomendasi kesiapan menerima tamu dan kegiatan di hotel,” terang Ika.

Ika menegaskan, kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian pelaku bisnis hotel untuk menghidupkan kembali industri pariwisata khususnya perhotelan.

“Kita yakinkan para tamu bahwa hotel aman dan nyaman, karena kami telah menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah, kami juga optimis bahwa pandemi ini akan segera berlalu dan di tahun depan kita bisa meraih okupansi yang maksimal serta lapangan pekerjaan masih terbuka lebar,” tukasnya. Prihatsari