JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Diduga Akibat Kelebihan Muatan, Truk Pengangkut Pakan Ayam Sempat “Standing” saat Melorot di Jalur Tanjakan Ungaran

Kondisi badan truk setelah terjadi insiden kecelakaan tunggal di ruas Jalan Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang pada Rabu (29/7/2020) siang. Foto : Istimewa

UNGARAN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Truk pengangkut pakan ayam mengalami kecelakaan di jalan Desa Branjang, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Peristiwa ini murni kecelakaan tunggal. Diduga kuat penyebab kecelakaan ini akibat kelebihan muatan dan melorot saat melintas di jalur tanjakan.

Data dihimpun, kecelakaan ini terjadi di ruas jalan Dusun Branjang RT 04 RW 01 Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, pada Rabu (29/7/2020) siang.

Kecelakaan terjadi saat truk melintas di tanjakan. Dipastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden kecelakaan ini.

Kanit Laka Satlantas Polres Semarang, Ipda Wardoyo saat dikonfirmasi membenarkan terjadinya kecelakaan tersebut. Ia menjelaskan, petugas Satlantas Polres Semarang bergegas melaksanakan olah TKP dan mengevakusi badan truk bersama warga sekitar. Menurut dia, insiden tersebut murni kecelakaan tunggal.

Baca Juga :  Pemkot Semarang Segera Tertibkan Kabel yang Semrawut, Pembangunan Jaringan Kabel Bawah Tanah Dikebut

“Iya, murni kecelakaan tunggal. Belum bisa dipastikan secara pasti penyebab kecelakaan. Truk tersebut mengangkut pakan ayam,” kata Ipda Wardoyo saat dikonfirmasi.

“Setelah tiba di lokasi kejadian, bersama warga sekitar petugas langsung mengevakuasi badan truk,” terang dia.

“Saya mengimbau warga untuk terus fokus saat mengendarai kendaraan. Hal itu agar tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain,” sambung dia.

Sementara itu, Kepala Desa Branjang Suhardi saat dikonfirmasi menyatakan, kejadian tersebut terjadi siang tadi sekira pukul 12.00 WIB.

“Peristiwa kecelakaan terjadi sekira pukul 12.15 WIB (kemarin). Saya menerima laporan warga terjadinya kecelakaan tersebut. Mereka menginformasikan ada truk yang tergelincir saat berada di tanjakan,” ujar dia.

Baca Juga :  Dapat Apresiasi Komisi III DPR RI, Ganjar Tegaskan Limbah Perusahaan Jadi Pemicu Pencemaran Sungai

“Data di lapangan, truk mengalami patah as saat melewati tanjakan jalan tersebut sehingga  Sopir sempat bisa meloncat sebelum truk tergelincir sehingga membentur pohon mengakibatkan truk dalam posisi bagian depan terangkat ke atas (standing),”ucapnya.

Lebih lanjut, Suhardi menjelaskan, menurut informasi dari warga warga melihatnya truk tersebut karena kelebihan muatan angkut pakan ayam. Beruntung sopir truk dapat melompat saat truk melorot. Laju truk yang tidak terkendali menghamtam pohon hingga terhenti.

“Beruntung sopir truk pembawa pakan ayam itu tak mengalami luka-luka dan muatan pakan ayam tidak mengalami kerusakan.”

“Peristiwa ini terjadi pada Rabu (29/7/2020). Bersama warga, petugas berhasil mengevakuasi badan truk dengan gotong royong warga yang berada di lokasi kejadian,” imbuh Suhardi.  P Yoga | Satria Utama