JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Hendi: Semarang Smart City Tidak Hanya Sekedar Soal Digitalisasi

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Hendi saat memberikan keterangan kepada para awak media terkait kebijakan perpanjangan masa PKM, Sabtu (20/6/2020). Istimewa

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM — Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyampaikan menggulirkan kebijakan Smart City. Poin utama Smart City yang dibangunnya tidak hanya sekedar soal digitalisasi.

Hal itu disampaikan Hendi sapaan akrab orang nomor satu di Kota Semarang saat didapuk sebagai salah satu pembicara virtual meeting APJII – FORKASI dengan tema Kesiapan Infrastruktur Menghadapi Era Normal Baru.

Dalam kegiatan tersebut, dirinya juga menyampaikan sejumlah upaya dalam membangun jaringan komunikasi di Kota Semarang yang menyambungkan seluruh stakeholder.

“Kota Semarang yang memiliki wilayah terluas dibanding kota – kota besar lain di Indonesia. Dulu memiliki tantangan dalam mengupayakan pembangunan secara menyeluruh. Untuk itu, saya merasa perlu menyambungkan seluruh daerah, agar masyarakat dapat berkomunikasi dengan mudah kepada pemerintah,” ujar Hendi dalam keteragan tertulis yang diterima pada Kamis (23/7/2020).

Baca Juga :  Niatnya Pamer Jumping, Anggota Klub Motor KLX Malah Bikin Celaka. Sebabkan Kecelakaan, Puluhan Motor Anggota Komunitas Langsung Digaruk Polisi

“Sepakat dengan Prof. Hono, kami meyakini bahwa Smart City tidak melulu berbicara persoalan TIK dan digitalisasi semata. Melainkan pada upaya merampingkan berbagai usaha yang dimiliki agar terwujud pelayanan yang lebih baik dan cepat,” sambung Hendi.

Baca Juga :  Kekeringan Melanda Grobogan, 80 Desa Alami Kekurangan Air Bersih, Bantuan 1.431.000 liter Air Bersih Telah Disalurkan

Hendi terus mengingatkan bahwa Covid-19 merupakan virus yang harus diwaspadai, mengingat angka meninggal Covid berada di angka 259.

“Mari kita jaga diri sendiri dengan memutus rantai penyebaran. Ubah perilaku hidup kita. Kerja boleh, berjualan boleh namun SOP kesehatan wajib dijalankan. Keluar rumah ketika ada sesuatu yang urgent pun boleh tetapi jangan lupa memakai masker, di luar pun jangan berkerumun. Kalau SOP dijalankan, jualan juga laris, harapannya masyarakat tetap sehat,” sambung dia. Satria Utama