JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Hilangkan 3 Nyawa Bocah, Ibu dan Anak, Agus Wahyudi asal Gemolong Sragen Ditetapkan Sebagai Tersangka

Petugas saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan maut di Plupuh, Sragen, Jumat (4/7/2020) petang. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Petugas saat mengevakuasi jasad korban kecelakaan maut di Plupuh, Sragen, Jumat (3/7/2020) petang. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Sragen akhirnya Agus Wahyudi (26), sopir truk yang terlibat kecelakaan maut menewaskan 3 orang di Jalan Gemolong-Plupuh KM 5, Dukuh Ngrombo Ceperan RT 3/5, Sambirejo, Plupuh, Sragen, Jumat (3/7/2020) petang, sebagai tersangka.

Sopir asal Dukuh Sukorejo, Desa Tegaldowo, Gemolong itu ditetapkan sebagai tersangka atas insiden kecelakaan yang merenggut tiga nyawa sekaligus itu.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Sugiyanto menyampaikan Agus yang mengemudikan truk bernopol AD 1361 DN, sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Sopir muda itu ditetapkan sebagai tersangka atas kelalaiannya sehingga mengakibatkan kecelakaan dan hilangnya nyawa seseorang.

“Iya sudah tersangka,” papar Kasat kepada JOGLOSEMARNEWS.COM , Rabu (7/7/2020).

Kasat menguraikan penetapan tersangka dilakukan dari hasil gelar perkara didasarkan hasil penyelidikan, olah TKP dan keterangan saksi-saksi.

Truk dan sepeda motor yang terlibat, sudah diamankan di Mapolres sebagai barang bukti.

Baca Juga :  Gowes Pagi-Pagi, Pensiunan PNS Grobogan Kecelakaan Maut dan Ditemukan Tewas Tertabrak Pengendara Motor

“Sopir truk menjadi pihak yang paling tidak diuntungkan posisinya dalam kejadian itu. Truk menyerempet pejalan kaki kemudian menabrak pohon dan terguling menimpa dua pemotor,” terangnya.

Saat ini sopir masih dalam pemeriksaan di Polres Sragen. Seperti diberitakan, truk yang dikemudikan Agus mendadak hilang kendali dan kemudian menabrak seorang bocah yang sedang bermain sepatu roda.

Truk lantas nyasak menabrak pohon di kanan jalan dan terguling menimpa pengendara motor ibu dan anak. Ketiganya tewas akibat luka parah.

Data yang dihimpun di lapangan, kecelakaan maut itu terjadi pukul 17.00 WIB.

Menurut hasil olah TKP kepolisian, tiga orang yang jadi korban tewas adalah pemotor Yamaha Vixion AD 3167 GW, Zuda Candra Kusuma (14) asal Dukuh Jabung, RT 14, Jabung, Plupuh, Sragen yang memboncengkan ibunya, Eni Indra Wijayanti (38).

Satu korban tewas adalah Anisa (3) bocah asal Dukuh Ngrombo RT 3, Desa Sambirejo, Plupuh, Sragen.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 Sragen Makin Meroket, Bupati Prihatin Masyarakat Malah Tenang-tenang Saja. "Dulu Reaksinya Luar Biasa, Sekarang Tambah 5, 7 Kasus Bahkan Meninggal, Tidak Ada yang Obah!,”

Menurut salah satu warga, Agus, kecelakaan bermula ketika truk melaju dari arah timur atau arah Masaran.

Sedangkan bocah Anisa yang bermain sepatu roda berada di tepi selatan jalan atau berjalan searah dengan truk.

Sesampai di lokasi kejadian, truk hilang kendali. Karena jarak sangat dekat, truk berusaha menghindari bocah kecil itu namun gagal.

Truk menyerempet bocah itu hingga terjatuh ke badan jalan. Truk makin liar dan pengemudi berusaha banting setir ke kanan.

Malang tak dapat ditolak, truk malah menggasak pohon di tepi jalan. Benturan keras membuat truk terguling. Nahas, bersamaan truk terguling, melaju motor yang dikendarai Zuda dan ibunya.

Ibu anak itu gagal menghindar dan tertimpa truk yang terguling. Keduanya juga meninggal dunia. Sementara, pengemudi truk dalam kondisi sehat hanya luka memar.  Wardoyo