JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah

Kasus Pencurian Ribuan Pakaian Dalam dan Pakaian Perempuan Milik Warga, Polisi Buru Pelaku yang Kabur Ke Hutan

Wakapolres Kobar Kompol Boni Ariefianto saat di GOR Desa Natai Baru. Foto: teras.id/borneonews.co.id

KALIMANTAN TENGAH, JOGLOSEMARNEWS.COM Warga Desa Natai Baru, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, dikejutkan dengan temuan ribuan pakaian dalam dan baju perempuan di dalam sebuah gubuk, pada Rabu, 22 Juli 2020.

Ribuan pakaian dalam dan baju tersebut diduga merupakan milik warga yang dicuri.

Pelaku pencurian diduga mengalami kelainan seksual dan sengaja menyimpan pakaian dalam perempuan tersebut untuk melampiaskan hasrat seksualnya.

Baca Juga :  Pimpin Salat, Imam Masjid Nurul Huda Dianiaya dan Dipukuli Balok Kayu Bertubi-Tubi Sampai Tersungkur. Pelakunya Bernama Fitri, Pemicunya Ternyata Masalah Nikah

Bahkan, warga juga menemukan boneka yang dibuat pelaku dari pakaian perempuan yang dicurinya.

Namun pelaku yang berinisial S (45) telah melarikan diri ke dalam hutan di dekat desa dan belum ditemukan. Polisi hingga saat ini masih melakukan pencarian.

Kapolsek Arut Selatan AKP Wihelmus Helky mengatakan, saat dilakukan pencarian di hutan yang diduga menjadi lokasi S melarikan diri, polisi kembali menemukan karung berisi pakaian perempuan.

Baca Juga :  Terbongkar Surat Bebas Covid-19 Ternyata Hasil Rekayasa dari RSUD. Ketahuan dari Tenaga Administrasi Positif dan Nekat Kabur, Satpam dan Perawat Langsung Dipecat!

“Anggota kami menemukan empat karung berisi pakaian perempuan yang disembunyikan pelaku di semak-semak di sekitar kebun karet dan masuk hutan desa,” katanya, Senin (27/7/2020), dikutip Borneonews.co.id.

Menurut Kapolsek, pihaknya akan terus melakukan perburuan pelaku hingga batas waktu yang tidak ditentukan.

“Bila pelaku tidak ditangkap, tentunya akan membahayakan warga setempat. Penangkapan pelaku juga bertujuan untuk menguak motif dan mempertanggungjawabkan perbuatan pencurian yang dilakukan,” ungkapnya.

www.teras.id