JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Semarang

Kerahkan 2.600 Personel Razia Besar-Besaran, Operasi Patuh Candi di Jateng Prioritaskan Tindak Pengendara Ugal-Ugalan, Tak Pakai Helm dan Kecepatan Tinggi!

Irjen Pol Ahmad Lutfhi. Foto/Humas Polda
Irjen Pol Ahmad Lutfhi. Foto/Humas Polda

SEMARANG, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polda Jateng menggelar Apel Gelar Pasukan Ops Patuh Candi – 2020 di Halaman Mapolda Jateng.

Kegiatan dihadiri oleh Kapolda Jawa tengah Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K, Wakapolda Jateng Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, Dirlantas Polda jateng Kombes Pol. Arman Achdiat dan Pejabat Utama Polda Jateng serta Instansi terkait, Kamis (23/7/2020).

Dalam sambutannya, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi menyampaikan, Ditlantas Polda Jawa Tengah akan menggelar Operasi Patuh Candi – 2020 untuk mengkampanyekan ketertiban lalu lintas untuk pengguna jalan.

Selain itu, dalam operasi ini juga akan ada aturan tambahan terkait pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Operasi patuh Candi 2020 Ini dimaksudkan dalam rangka penertiban masyarakat dalam rangka adaptasi kehidupan baru dengan kedepankan protokol kesehatan. Tentu Polri dalam hal ini Direktorat Lalulintas Polda Jateng dan Polres jajaran akan mengkedepankan aspek preemtif dan preventif serta humanis sehingga tidak salah dalam penindakan pelanggar,” papar Kapolda.

Ia mengatakan tindakan humas diutamakan tentang pendidikan masyarakat, terutama protokol kesehatan. Misalnya masyarakat tidak menggunakan masker kita ingatkan, tidak pakai helm kita ingatkan, tidak pakai sarung tangan kita ingatkan.

Baca Juga :  Bos Investasi Rangrang CV MSB Sragen, Sugiyono Nekat Gugat Kapolda Jateng. Tak Terima Ditetapkan Tersangka Penipuan dan Pencucian Uang Hingga Puluhan Aset Mobil Serta Sertifikatnya Disita

Jika pelanggaran yang sifatnya mempunyai aspek bagi keselamatan lalu lintas baru kita tindak tegas.

“Selain itu, kita gunakan edukasi kepada masyarakat terutama mendukung kebijakan pemerintah terkait dengan penerapan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru, ” jelas Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Kapolda Jateng menambahkan, dalam operasi Patuh Candi 2020 ini 2.600 personel yang terjunkan, dari Polda sampai Polres jajaran, baik dari Polda maupun Instansi samping.

“Personel yang terlibat Operasi Patuh Candi 2020 dalam pelaksanaannya tentu menerapkan protokol kesehatan secara ketat, contoh ada 13 langkah bagi anggota polri kususnya dalam protokol kesehatan dan harus menggunakan masker, harus pakai lengan panjang, harus menggunakan sarung tangan harus menerapkan protokol kesehatan terlebih dahulu pringsip anggota Polri sebelum menertibkan masyarakat kita harus tertib dulu, ” tambah Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi.

Kepada Tribratanews, Direktur Lalulintas Polda Jateng Kombes Pol. Arman Achdiat menyampaikan bahwa Operasi Patuh Candi 2020 ini akan berlangsung selama dua pekan yakni mulai 23 Juli hingga 5 Agustus 2020.

Baca Juga :  Desa Jetak Butuh Sokongan Pemerintah untuk Jadi Desa Wisata

“Tujuan utama dari Operasi Patuh Candi kali ini, meliputi penyuluhan kepada seluruh elemen masyarakat akan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” jelas Dirlantas Polda Jateng.

Tidak lupa, Ditlantas Polda Jateng juga akan mengkampanyekan adaptasi kebiasaan baru yang harus dilakukan oleh masyarakat, yakni menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Corona.

Pada operasi kali ini, lanjut Kombes Pol Arman Achdiat, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada pengendara yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Misalnya berkendara secara ugal-ugalan, tidak mengenakan helm dan berkendara dengan kecepatan tinggi.

“Di luar itu, kami tetap persuasif humanis,” ujarnya.

Sementara terkait kelengkapan surat dalam berkendara, Kombes Pol Arman Achdiat mengatakan sudah selayaknya pengendara paham, bahwa setiap berkendara harus dilengkapi surat-surat.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab akan keselamatan lalu lintas, Kombes Pol Arman Achdiat mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat terutama pengendara untuk selalu menggunakan masker dan menjalankan protokol kesehatan. Edward