JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

KKN Kreatif di Masa Pandemi, Mahasiswi UNS asal Sragen Ini Gencarkan Sosialisasi, Baksos Hingga Pasang MMT Cegah Covid di Kampung Sendiri. Tokoh Masyarakat Pun Sampaikan Apresiasi

Dian saat melakukan kegiatan pemberian tempat cuci tangan dan sabun cuci tangan ke warga. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Dian saat melakukan kegiatan pemberian tempat cuci tangan dan sabun cuci tangan ke warga. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masa pandemi corona atau covid-19 berdampak luas terhadap semua sendi kegiatan masyarakat. Tak terkecuali bagi aktivitas akademis di perguruan tinggi.

Masa pandemi membuat kegiatan kuliah kerja nyata (KKN) mahasiswi tingkat akhir terpaksa digelar di kampung masing-masing. Salah satunya yang dilakukan Dian Dwi Inderatiwi, mahasiswi Jurusan Sosiologi Fisip Universitas Sebelas Maret (UNS).

Ia menggelar KKN di desanya sendiri yakni di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Sragen selama hampir satu setengah bulan sejak 15 Mei hingga 30 Juni 2020.

Mahasiswi asal Dukuh Pilangrejo RT 13/4, Puro, Karangmalang, mengatakan KKN kali ini memang terasa sangat berbeda karena untuk pertama kalinya dilakukan di desa atau tempat tinggal masing-masing mahasiswa dan dilakukan secara individu.

Namun ia memandang pelaksanaan KKN di tengah pandemi covid-19 mempunyai tujuan positif agar mahasiswa atau civitas akademik berperan aktif untuk mencegah penularan covid-19 dengan cara memberikan supporting pemahaman kepada masyarakat tentang Covid-19.

“KKN yang kami lakukan merupakan batch 2 yaitu tanggal 15 Mei – 30 Juni. Kegiatan KKN kami lakukan dengan dua metode yaitu secara langsung dan secara daring (dalam jaringan). Pihak kampus merekomendasikan untuk secara daring tetapi bisa juga secara langsung apabila dilakukan dengan ketat protokol kesehatan,” paparnya Senin (13/7/2020).

Dian menguraikan kegiatan KKN di wilayahnya diisi dengan serangkaian kegiatan sosial berorientasi pencegahan covid-19. Di antaranya ikut membantu pendistribusian BLT (Bantuan Langsung Tunai) untuk masyarakat yang terdampak covid-19.

Baca Juga :  Terungkap Identitas Mayat Bersimbah Darah di Gading Tanon Sragen. Diketahui Berasal dari Geyer Grobogan, Berusia 67 Tahun
Kegiatan Membantu Pembagian BLT di Kantor Kecamatan Karangmalang. Foto/Istimewa

Kemudian secara aktif terjun mengingatkan masyarakat agar selalu tertib protokol kesehatan saat dimanapun berada. Selain membantu pendistribusian BLT, ia juga memasang tiga buah spanduk imbauan atau MMT di tempat tinggal.

Spanduk yang dipasang berisikan di antaranya Semua Warga Wajib Menggunakan Masker Saat Keluar Rumah, Semangat Ber-PHBS, dan Protokol New Normal di Masjid.

“Kami juga memberikan tempat cuci tangan yang sudah ditempeli stiker tata cara cuci tangan yang benar menurut WHO dan sabun cuci tangan kepada Pak RT. Tempat cuci itu agar bisa digunakan pada saat arisan Ibu PKK dan kepada Takmir Masjid Al-Hidayah agar digunakan oleh jamaah yang sholat di masjid tersebut,” terangnya.

Selain itu, ia juga memberikan masker kepada Ibu RT agar dibagikan kepada lansia yang ada di desa yang tinggal. Kemudian memasukkan kartu himbauan wajib menggunakan masker di dalam kemasan masker.

Lalu ia juga mencetak delapan belas poster untuk ditempel di lima pos ronda dan satu masjid yang ada di RW 04 Desa Puro, poster tersebut berisikan Tata Cara Memakai Masker, Mengenai Karantina Mandiri, dan Pencegahan Covid-19.

Secara langsung, ia juga melakukan kegiatan KKN secara daring dengan cara memposting infografis mengenai covid-19 di instagram pribadinya yang bisa diakses masyarakat maupun khalayak umum.

“Kami juga membagikan infografis ke WA Group PKK Pilang Rejo dan Karang Taruna Pilang Rejo. Setelah 45 hari kegiatan KKN berlangsung, Alhamdulillah sesuai dengan harapan kami, masyarakat sudah banyak yang paham terkait Covid-19 dan juga sudah patuh terhadap protokol kesehatan yang ada,” tuturnya puas.

Baca Juga :  Tim Disnakkan Sragen Dikerahkan Periksa Jeroan 1.500 Sapi Kurban di 8 Kecamatan. Kabid Keswan Ungkap Hasil Pemeriksaannya!
Pemasangan leaflet pencegahan covid-19. Foto/Istimewa

Apresiasi positif disampaikan kalangan warga dan pihak Desa Puro. Ketua RT 04, Suparjan menyambut positif kegiatan KKN yang dilakukan Dian di desanya yang dinilai banyak berkontribusi positif dalam mengedukasi masyarakat di masa pandemi.

“Dengan keberadaan Mbak Dian sebagai Mahasiswa KKN Individu Universitas Sebelas Maret 2020, adalah sebagai pengabdian kepada masyarakat dan bisa mengedukasi masyarakat. Atas nama warga masyarakat kami selaku yang dituakan di RW 04 Desa Puro, kami menyampaikan banyak terima kasih atas terlaksananya KKN Mbak Dian dari awal sampai akhir lancar dan semoga bermanfaat untuk Warga Masyatakat Pilangrejo khususnya,” ujarnya.

Senada, Kades Puro, Suyanto juga mengapresiasi positif kegiatan KKN yang digelar Dian di kampungnya di Puro.

“Kepada Saudari Dian, mahasiswi UNS yang telah melakukan KKN dimasa pandemi Covid 19, kami atas nama masyarakat dan Pemdes Puro mengucapkan terimakasih sudah terlaksananya KKN di wilayah Pilangrejo RT 13 RW 4 Desa Puro dengan lancar baik dan kondusif. Kami apresiasi sangat baik terkait program kegiatannya yaitu telah memberikan edukasi ke warga masyarakat tentang covid-19. Baik dalam bentuk teoritis penyuluhan dan mediator maupun dengan program langsung ke masyarakat. Semua itu sangat membantu menambah wawasan pengetahuan kepada warga masyarakat,” pungkasnya. Wardoyo