JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Akademia

Lewat 100 Desain Poster Lawan Corona, Karya Basnendar Diganjar Rekor Muri

Dosen ISI Solo, Basnendar Herry Prilosadoso diganjar rekor Muri atas karyanya 100 desain poster lawan Corona. Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

SOLO, JOGLOSEMARMEWS.COM – Dosen ISI Solo, Basnendar Herry Prilosadoso diganjar rekor Muri atas karyanya 100 desain poster lawan Corona. Pemberian penghargaan Rekor MURI nomor 9531 dilakukan secara virtual aplikasi Zoom dengan pimpinan Rekor MURI langsung, yaitu Jaya Suprana yang secara online di Jakarta.

Basnendar menyebutkan, poster tersebut dibuat dan di-posting di akun media sosialnya dari tanggal 25 Maret hingga 3 Juli 2020.

“Ini merupakan bentuk kepedulian melalui desain poster sebagai media informasi, edukasi, sekaligus pemantik spirit kebersamaan dalam mencegah dan melawan virus Corona,” ujarnya, Senin (6/7/2020).

Baca Juga :  BNI Hibahkan Satu Unit Bus Kepada UNS

Menurutnya, ide awal karyanya kali ini adalah adanya niat untuk ikut berbagi informasi dan mendukung pencegahan serta penanggulangan virus Covid-19 yang pada saat itu belum banyak terkena virus Corona melalui desain poster yang diunggah di medsos agar bisa dilihat oleh masyarakat.

“Satu hari dibuat satu desain poster dengan dua format yang berbeda baik untuk poster standar maupun eposter untuk medsos. Hingga poster mencapai jumlah 100 desain poster yang secara visual dan konten berbeda antara satu dengan poster yang lainnya, dengan tema yang beragam dalam menyikapi dan memotret kondisi masyarakat dengan beragam dampak yang diakibatkan oleh virus ini,” paparnya.

Baca Juga :  Tiga Prodi S2 Pendidikan UMS Raih Prestasi Terkreditasi Unggul

Basnendar menginginkan desain posternya digunakan dan dibagikan oleh masyarakat. Dan dirinya mendapati respon masyarakat sangat antusias dengan menggunakan desain poster tersebut untuk membagikan lagi dan menerapkan di beragam media lainnya, seperti spanduk, baliho, desain tshirt, poster, obyek dalam artikel pada kumpulan buku yang mengulas wabah pandemi Corona di Indonesia, obyek penelitian ditinjau dari aspek linguistik, serta media lainnya. Prihatsari