JOGLOSEMARNEWS.COM Edukasi Pendidikan

Lewat Apikasi Aku Pintar Guru (APG), Guru BK Mudah Pahami Minat dan Bakat Siswa

Co-Founder dan CEO Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko (kiri) memperlihatkan cara penggunaan Aplikasi Aku Pintar Guru kepada user di Jakarta, pada Jumat 24 Juli 2020. Istimewa
Co-Founder dan CEO Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko (kiri) memperlihatkan cara penggunaan Aplikasi Aku Pintar Guru kepada user di Jakarta, pada Jumat 24 Juli 2020. Istimewa

JAKARTA- Keberadaan Guru Bimbing Konseling  (BK) dalam dunia pendidikan  tak bisa dianggap sepele. Para Guru BK ini berperan dalam mendukung keberhasilan proses belajar siswa, termasuk mendampingi siswa belajar untuk mencapai kecerdasan dan kedewasaan.

Dalam tugasnya, guru BK memberikan layanan bimbingan dan konseling yang penting bagi para siswa saat menemui kendala dalam proses belajar. Untuk itu, idealnya seorang guru BK harus mampu memahami dengan baik pribadi, karakter, kekurangan, serta kelebihan dari para siswanya.

Pemahaman serupa juga harus dimiliki guru BK dalam memberikan arahan kepada siswa perihal minat bakat dan jurusan. Pasalnya pemilihan sekolah dan jurusan merupakan hal yang sangat penting terutama dalam menentukan karier dan masa depan. Hal tersebut harus ditentukan sejak anak di bangku SMP dan SMA. Ironisnya,  para guru BK seringkali terbentur oleh kendala waktu dan keterbatasan sarana serta prasarana dalam melakukan tes minat bakat kepada para siswa satu per-satu. Bahkan, setiap tes yang dilakukan hasilnya pun memerlukan waktu tersendiri.

Oleh karena itu, PT Aku Pintar Indonesia, melalui aplikasi Aku Pintar Guru (APG) menjawab kebutuhan para guru itu, salah satunya guru BK. APG merupakan aplikasi bagi guru (pengajar) yang mempermudah proses pembelajaran dalam memahami kebutuhan masing-masing siswa berdasarkan hasil tes Minat dan Bakat dari fitur Minat Pintar di aplikasi Aku Pintar bagi siswa.

APG diperuntukkan bagi semua guru termasuk guru les dan kursus, namun dalam tahap edukasi ini, pengenalan pertama kali dilakukan kepada guru BK. Saat ini aplikasi APG dapat diunduh melalui Play Store di Android dengan spesifikasi minimum Android 5.1 (Lolipop) atau tipe smartphone yang maksimal dirilis dalam 5 tahun terakhir.

Baca Juga :  1.400 Mahasiswa Baru Unisri Ikuti Orientasi Kampus
Tampilan alur penggunaan Fitur Profil Pintar untuk membuat kelompok bagi siswa dalam Aplikasi Aku Pintar Guru. Istimewa

Menggandeng Forum Rumah Guru BK (RGBK), Aku Pintar  memperkenalkan Program Guru BK Pintar ini, diawali dengan Pelatihan Pemanfaatan APG untuk Guru BK se-Indonesia di Juli 2020. RGBK merupakan sebuah media komunikasi para guru BK dan pemerhati pendidikan terhadap permasalahan pendidikan secara umum dan aspek tumbuh kembang anak pada khususnya.

Dalam pelatihan ini materi yang dikenalkan meliputi Konsep Assesment Bakat Minat dalam Layanan BK, Metode Analisa Bakat Minat DISC, RIASEC, dan Multiple Intelligence yang merupakan metode analisa yang digunakan di Aku Pintar, Penggunaan Aplikasi Aku Pintar bagi siswa dan APG, Simulasi Penggunaan dan Simulasi/Praktik Lapangan Penggunaan Aplikasi APG.

Pelatihan dilakukan secara virtual melalui webinar Zoom,  serta langsung uji coba dengan anak didiknya dalam pemanfaatan aplikasi Aku Pintar Guru (APG) dan Aku Pintar bagi siswa.

“Program kerja sama Pelatihan Pemanfaatan APG untuk Guru BK ini disambut positif oleh para guru BK. Harapannya, bersama RGBK, Aku Pintar pun konsisten memberdayakan peran guru BK sebagai sumber referensi penentuan minat bakat siswa dan mampu membantu siswa dalam mencapai karirnya”, ujar Ana Susanti, Founder RGBK di Jakarta pada Jumat, 24 Juli 2020.

Yusandi Rezki Fadhil, konselor psikologi Aku Pintar dalam Pelatihan Aplikasi APG untuk Guru BK ini menjelaskan, Test Minat Pintar pada aplikasi Aku Pintar bagi siswa menggunakan metode analisa bakat minat DISC, RIASEC, dan Multiple Intelligence.

DISC merupakan pengukuran kepribadian/Asessment tool untuk melihat & mengukur perilaku kerja berdasarkan 4 tipe kepribadian seseorang yaitu: Dominant, Influence, Steady dan Compliance. Tool ini juga dapat membantu siswa maupun guru untuk menyesuaikan cara atau metode belajar siswa untuk memaksimalkan potensi. Sementara RIASEC adalah metode pemilihan karir berdasarkan 6 tipe ideal vocational yaitu Realistic, Investigative, Artistic, Social, Enterprising dan Conventional sesuai dengan kemiripan lingkungan kerja yang cocok, minat, sikap, nilai, dan preferensi peran. Tes RIASEC juga membantu siswa untuk mendapat rekomendasi penjurusan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Baca Juga :  Beberapa SMKN di Yogyakarta Mulai Pembelajaran Tatp Muka Terbatas

Adapun Multiple Intelligences adalah metode yang digunakan untuk mengkategorikan kecerdasan seseorang berdasarkan 8 tipe yaitu linguistik, logika-matematika, spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal dan naturalistik. Ketiga metode ini penting dalam perencanaan karier siswa dan biasa digunakan dalam proses rekrutmen karyawan di berbagai perusahaan.

“Saya senang sekali bisa mendapatkan kesempatan untuk mengikuti pelatihan Pemanfaatan Aplikasi Aku Pintar Guru bagi guru BK ini. Saya merasakan manfaatnya langsung lewat need assesment minat, bakat dan penjurusan dengan mudah. Siswa juga sangat antusias serta semangat sekali untuk melakukan tes yang ada. Semoga Aplikasi Aku Pintar Guru dapat lebih berkembang lagi sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih banyak lagi kepada guru BK dan siswa”, ujar RR. Dyah Hapsari Siwi Fajarwati, Guru BK dari SMP Negeri 4 Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta

Melihat antusiasme para guru BK Se Indonesia dalam program tersebut, Co-Founder dan CEO Aku Pintar, Lutvianto Pebri Handoko menegaskan ke depannya akan konsisten melakukan edukasi dan sosialisasi aplikasi ini ke seluruh tanah air guna memasyarakatkan pendidikan untuk masyarakat. # Kiki DS