JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Sragen

Lewat Perjuangan Panjang, TKW Asal Sragen Yang Disekap dan Disiksa Majikan di Arab Saudi, Dipastikan Segera Dipulangkan 2 Minggu Lagi

Surani, TKW asal Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang 18 tahun jadi korban kekejaman majikan, saat dibawa oleh tim untuk diantar ke KJRI Jeddah menuju pemulangan ke Indonesia. Foto/Istimewa
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
Surani, TKW asal Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang 18 tahun jadi korban kekejaman majikan, saat dibawa oleh tim untuk diantar ke KJRI Jeddah menuju pemulangan ke Indonesia. Foto/Istimewa

SRAGEN, JOGLOSEMARNEWS.COM – Surani (45) TKW asal Dukuh Ngembat RT 21/10, Desa Mojorejo, Karangmalang, Sragen yang menjadi korban kekejaman majikan di Arab Saudi, diperkirakan akan segera pulang.

Menurut pihak keluarga, TKW yang sudah 18 tahun bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan tak bisa pulang itu, diperkirakan bisa dipulangkan maksimal dua pekan mendatang.

“Informasi yang kami terima, ini tinggal nunggu proses pulangnya. Surani sudah di shelter KJRI Jeddah, semua barang, uang, perhiasan, ATM dan baju sudah diberikan. Tinggal menunggu pengurusan administrasi. Dari direktorat kementerian kasih informasi kepulangannya kurang lebih 2 minggu dari sekarang,” papar adik kandung Surani, Purwanto (41) kepada JOGLOSEMARNEWS.COM .

Ia menuturkan kabar itu sangat melegakan keluarga. Sebab sebelumnya berbagai upaya sudah dilakukan sejak sebelum bulan puasa lalu, untuk mengungkap nasib adiknya agar mendapat pertolongan di Arab Saudi.

Baca Juga :  Kronologi Petani Duyungan Sragen Tewas Kesetrum Jebakan Tikus di Sawahnya. Niatnya Selamatkan Tanaman Jagung, Malah Ditemukan Tak Bernyawa oleh Putrinya

“Waktu itu sudah saya suruh ngunggah video, hampir tiga minggu nggak ada respon dari KJRI. Ceritanya di sana (Arab) ada 3 KJRI. Yang dua sudah dilapori nggak ada respon. Dulu bilangnya suruh sabar terus gitu. Baru ketika kemarin video keluh kesah adik saya diunggah, KJRI baru merespon,” terang Purwanto.

Purwanto menguraikan, sisa gaji yang disita majikan dan berhasil diterima kembali sebesar 5.000 riyal. Kemudian ATM dan perhiasan serta baju juga sudah diberikan kepada Surani.

“Yang jelas kami lega dan bersyukur, kakak kami bisa diselamatkan dan segera pulang. Dari awal kami bingung dan sedih, tiap kali kakak saya kontak dia nggak betah karena sering diperlakukan tidak manusiawi oleh majikannya,” tutur Purwanto.

Baca Juga :  Innalillahi, Setrum Jebakan Tikus Kembali Makan Korban di Sragen. Petani Asal Duyungan Sidoharjo Ditemukan Tewas di Pematang, Jadi Korban Tewas Ke-8

Kades Mojorejo, Suharno mengungkapkan setelah melihat video curhat Surani yang viral di media sosial, dirinya langsung bergerak kroscek ke keluarga.

Setelah benar adanya, ia kemudian melapor camat, Kapolsek dan bupati. Sempat diminta membuat laporan tertulis, kemudian sudah disusul kabar bahwa Sabtu (27/6/2020) sore, Surani sudah diselamatkan oleh tim KJRI Jeddah dan dibawa ke KJRI.

“Alhamdulillah kami turut lega bahwa Surani telah bisa diselamatkan dan dijemput KJRI. Mudah-mudahan bisa segera dipulangkan dan lancar sampai rumah dengan selamat,” tandasnya. Wardoyo