JOGLOSEMARNEWS.COM Market Ekbis

Politisi Golkar : RUU Cipta Kerja Dinilai akan Bawa Dampak Positif Perekonomian

Pekerja tengah bekerja di salah satu pabrik tekstil. UU Cipta Kerja diharapkan bisa menarik investasi. Foto Ilustrasi. Dok
Pekerja tengah bekerja di salah satu pabrik tekstil. UU Cipta Kerja diharapkan bisa menarik investasi. Foto Ilustrasi. Dok

SOLO, JOGLOSEMARNEWS.COM – Masyarakat dinilai semakin menyadari dampak positif yang mungkin timbul dengan pengesahan RUU Cipta Kerja. Omnibus Law atau RUU Cipta Kerja mulai diterima positif oleh masyarakat berdasarkan hasil survei dari Charta Politika terkait tren tiga bulan kondisi politik, ekonomi, dan hukum di masa pandemi Covid-19 dan persetujuan terhadap RUU Cipta Kerja.

Demikian diungkapkan Politisi Golkar, Meutya Hafid. “Dari hasil survei Charta, 55,5% responden yang mengetahui dan paham akan RUU Cipta Kerja setuju agar RUU ini disahkan. Dari angka tersebut, 60,5% di antaranya memiliki alasan bahwa RUU Cipta Kerja ini bisa menjadi stimulus ekonomi setelah pandemi ini. Artinya masyarakat mulai sadar bahwa RUU Cipta Kerja memiliki dampak yang positif,” kata Meutya, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga :  Kabar Buruk, Menkeu Sri Mulyani Prediksi Indonesia Resmi Alami Resesi pada Akhir September, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III 2020 Masih Negatif

Menurutnya, survei ini juga membuktikan bahwa masyarakat yang mengetahui dan memiliki pemahaman mengenai RUU Cipta Kerja ini maka akan memiliki kesadaran untuk setuju dan mendukung pengesahannya.

“Kondisi di mana terjadi penolakan terhadap RUU Cipta Kerja, sangat mungkin terjadi karena yang menolak ini justru belum tahu dan mengerti isi dari RUU ini. Buktinya, tingkat persetujuan jika RUU tersebut disahkan hari ini sudah mencapai angka 55,5%. Responden yang menilai RUU ini berdampak positif juga mencapai 55,5% dari yang tahu dan mengerti soal isu ini,” kata Meutya.

Baca Juga :  Turun Harga Lagi, Emas Batangan Antam Jadi Rp 1.002.000 per Gram

Masyarakat, menurut Meutya, juga melihat bahwa relevansi RUU Cipta Kerja semakin kuat di masa pandemi ini. Penciptaan lapangan kerja dengan mempermudah investasi masuk, adalah hal yang harus segera dilakukan untuk keluar dari keterpurukan ekonomi karena Covid-19.

“Ini merupakan dorongan untuk teman-teman di DPR hari ini untuk melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja. Karena hari ini terkonfirmasi bahwa mayoritas masyarakat setuju ini adalah satu hal yang bisa menjadi stimulus ekonomi kita ke depannya,” kata Meutya. Prihatsari