JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Polres Karanganyar Gulung Sindikat Pemalsu STNK Mobil-Mobil Mewah. Ratusan STNK Palsu Sudah Terjual di Solo Raya Hingga Kalimantan, Harganya Dibanderol Sangat Murah!

Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat memimpin pers rilis penangkapan sindikat pemalsu STNK. Foto/Beni Indra
Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi saat memimpin pers rilis penangkapan sindikat pemalsu STNK. Foto/Beni Indra

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Polres Karanganyar sukses membongkar sindikat pembuatan STNK palsu untuk mobil era sekarang dan bahkan ada mobil mewah.

Fantastis, jaringan pelaku ini diduga beraksi lintas antar kota dengan ratusan STNK aspal sudah diterbitkan. Harganya murah hanya Rp 3 juta saja untuk bayar mendapatkan STNK Aspal tersebut.

Kapolres Karanganyar AKBP Leganek Mawardi mengatakan awal terbongkarnya kasus ini berkat kekompakan unit Reskrim dan Satlantas usai merazia sebuah mobil.

Hasilnya polisi mencurigai STNK mobil tersebut, lalu dilakukan pengembangan hingga akhirnya terungkap adanya sindikat pembuat STNK palsu.

Baca Juga :  Astagfirullah, Jumlah Warga Karanganyar Meninggal Terkait Covid-19 Sudah Mencapai 80 Orang. Jumlah Kasus Positif Melonjak Jadi 414, Suspek 1.867

“Dari pengembangan akhirnya terungkap bahwa tersangka,sudah menjual ratusan STNK palsu ke berbagai tempat,” ujarnya saat memimpin pers rilis di Mapolres Senin (27/7/2020).

Adapun pelaku yang berhaasil ditangkap adalah dua orang berinisial  EA (33) warga Solo dan Y (30) warga Karanganyar. Sedang otak atau pimpinan sindikat itu sedang dicari oleh polisi.

Kasatreskrim Polres Karanganyar AKP Tegar Satri Wicaksono yang juga mendampingi Kapolres mengatakan selain mengamankan para pelaku, juga  diamankan bendelan  STNK yang diduga palsu dan  STNK asli.

Baca Juga :  Kasus Covid-19 di 9 Provinsi Meroket Tajam, Semua Tempat Hiburan Malam, Karaoke dan Pusat Perbelanjaan Diminta Ditutup!

Kemudian mesin printer, hologram palsu, dan beberapa item lain untuk menunjang operasional mereka.

“Keduanya dijerat pasal 263 KUHP ayat 1 dan 2 jo pasal 55 KUHP dengan ancaman lebiih dari lima tahun penjara,” tandasnya.

Sementara itu lanjut AKP Tegar salah satu tersangka berinisial Y, menyebut pemesannya berasal dari beberapa wilayah tidak hanya di Solo dan sekitarnya. Namun juga sampai ke Kalimantan. Beni Indra