JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

Lamban Tangani Covid-19, Jokowi Lagi-lagi Sentil Kabinetnya

Presiden Jokowi mengikuti KTT Luar Biasa G20 bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Istana Bogor, Kamis, 26 Maret 2020. KTT ini digelar secara virtual untuk menghindari penularan virus corona / tempo.co

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Meski pernah disentil oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), namun kinerja jajaran kabinet Indonesia Maju ternyata masih dinilai lamban.

Karena itulah, Jokowi kembali mengeluarkan sentilan serupa, yakni lamannya kabinet dalam merealisasikan anggaran stimulus penanganan Covid-19.

Diketahui, total anggaran yang telah disiapkan sebesar Rp 695,2 triliun.

“Penyerapan stimulus penanganan covid ini masih belum optimal dan kecepatannya masih kurang,” ujar Jokowi dalam Rapat Terbatas ‘Pengarahan Kepada Komite Penanganan Pemulihan Ekonomi Nasional dan Penanganan Covid-19’ via telekonferensi dari Istana Merdeka, Senin (27/7/2020).

Baca Juga :  Faisal Basri: Ekonomi RI Lebih Bagus dari Nepal, Tapi Kalah Jumlah Tes Corona

Data terakhir pada 22 Juli, kata Jokowi, realisasi anggaran baru Rp 136 triliun.

“Artinya baru 19 persen. Sekali lagi, baru 19 persen,” ujar presiden kepada para pembantunya.

Jokowi kemudian merinci, serapan anggaran di bidang perlindungan sosial sebesar 38 persen, di bidang UMKM 25 persen.

“Di sektor kesehatan baru terealisasi 7 persen. Demikian juga dukungan untuk sektoral dan pemerintah daerah baru terserap 6 persen, insentif usaha 13 persen. Inilah yang harus segera diatasi komite, buat terobosan, kerja cepat sehingga masalah serapan ini bisa selesai,” ujar Jokowi.

Baca Juga :  Catat Rekor Baru Lagi, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Tambah 4.634. Satgas Sebut Terkait Pilkada

Jokowi kembali mengingatkan, masalah regulasi dan administrasi tidak boleh jadi penghambat dalam mempercepat penyerapan anggaran.

“Kalau ada masalah regulasi dan administrasi, ya revisi, lakukan shortcut, jangan sampai ada ego sektoral, ego daerah,” ujarnya.

www.tempo.co