JOGLOSEMARNEWS.COM Umum Nasional

PSBB Jawa Barat Distop, Kasus Covid-19 Melonjak

Ilustrasi melawan virus corona. Pixabay/Ahmad Triyawan
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id
surakarta.ut.ac.id

JAKARTA, JOGLOSEMARNEWS.COM – Berakhirnya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Jawa Barat, ternyata disusul dengan peningkatan jumlah penderita Covid-19.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

“Ini menjadi kesepakatan dengan para walikota dan bupati untuk meningkatkan kewaspadaan dalam pengetesan yang lebih masif,” kata dia dalam konferensi pers, Jumat (3/7/2020).

Menurut Ridwan Kamil, salah satu indikator berkurangnya jumlah daerah yang masuk Zona Biru yang semula 17 daerah menjadi 10.

Baca Juga :  PT Garuda Indonesia Alami Kerugian Rp 10 Triliun

Sedangkan daerah Zona Kuning bertambah dari 10 menjadi 16 daerah.

Adapun daerah yang masuk Zona Hijau sampai 24 Juni 2020 adalah Kota Sukabumi.

Ridwan Kamil mengungkapkan, ada daerah yang berhasil menaikkan status level kewaspadaannya dari Zona Kuning menuju Biru, yakni Kota Bandung.

“Kota Bandung itu satu-satunya di Bandung Raya yang Biru,” ucap Kang Emil, sapaan Gubernur Ridwan Kamil.

Pakar Epidemiologi Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran Bony Wiem Lestari mengatakan Angka Reproduksi Efektif (Rt) persebaran Covid-19 di Jawa Barat per 1 Juli 2020 adalah 1,1.

Baca Juga :  Berdayakan Ekonomi Daerah, Bukalapak Gelar Gerakan Teladan Berkurban

Menurut Bony, Angka Reproduksi Efektif di atas 1 menunjukkan daerah itu harus meningkatkan kewaspadaannya.

“Tren dari 19 Juni sampai 1 Juli 2020, sekitar dua minggu, masih di angka 0,84,” kata dia seusai konferensi pers Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Jawa Barat hari ini.

www.tempo.co