JOGLOSEMARNEWS.COM Daerah Karanganyar

Sehari Positif Covid-19 di Karanganyar Tambah 6 Orang, Yang Sembuh Bertambah 8 Orang. Total Sudah 128 Kasus Positif, 41 Pasien Masih Dirawat dan 4 Meninggal Dunia

Situasi covid-19 di Karanganyar, Jumat (24/7/2020) malam. Foto/Wardoyo
Situasi covid-19 di Karanganyar, Jumat (24/7/2020) malam. Foto/Wardoyo

KARANGANYAR, JOGLOSEMARNEWS.COM – Laju penambahan kasus corona virus atau covid-19 di Karanganyar masih menunjukkan tren peningkatan.

Hingga Sabtu (25/7/2020) pagi, angka kasus positif covid-19 di Karanganyar bertambah sebanyak enam orang dari sehari sebelumnya.

Hal itu terungkap dari data yang dirilis oleh laman resmi Pemkab setempat di covid19.karanganyarkab.go.id. Dari laman tersebut menunjukkan jumlah pasien positif covid hingga Jumat (24/7/2020) malam mencapai 128 orang.

Angka itu mengalami peningkatan sebanyak enam kasus dibanding sehari sebelumnya, Kamis (23/7/2020) yang tercatat sebanyak 122 kasus.

Baca Juga :  Awas, Tim Penindakan Terbentuk, Warga Karanganyar Tak Boleh Lagi Sepelekan Prokes. Nekat Gelar Acara Kerumunan, Bupati Sebut Bisa Dibubarkan Paksa!

Sementara itu, jumlah kasus sembuh juga bertambah. Jika sehari sebelumnya jumlah pasien sembuh tercatat 75 orang, pada Jumat (24/7/2020) malam, jumlah kasus sembuh bertambah 8 orang menjadi 83 orang.

Sedangkan secara umum, hingga tadi malam, dari 128 kasus positif, 41 pasien masih dirawat, 83 sembuh dan 4 meninggal dunia.

Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Karangnyar, Juliyatmono, usai menggelar rapat koordinasi tertutup dalam menyikapi pertambahan Covid-19, Rabu (22/07/2020) mengaku prihatin dengan terjadinya penambahan kasus Covid-19  yang cukup signifikan ini.

Baca Juga :  Berikut Daftar 24 Warga Sragen Yang Positif Terpapar Covid-19 Hari Ini. Paling Banyak dari Gemolong, Ngrampal, Tanon dan Kalijambe!

Menurut Juliyatmono, berbagai upaya terus dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.

“Kita ingin lebih masif lagi melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penerapan protokol kesehatan. Masyarakat jangan terlena seoalah tidak terjadi apa-apa, kembali seperti tidak ada corona,” katanya. Wardoyo